Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh memanggil enam orang yang diduga terlibat korupsi proyek pembangunan jaringan air bersih di Pulo Breuh tahun 2017. Proyek tersebut berada di bawah Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS). Nama yang dipanggil secara terpisah itu ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Aceh Munawal, masing- masing Yudi Saputra ST, PPK tahun 2018.

Bireuen Community Bagikan 500 Lebih Masker dan Hand Sanitizer

ISTIMEWABireuen Community (BC) membagikan ratusan masker dan hand sanitizer
A A A

BIREUEN - Bireuen Community (BC) bersama Pemuda Peusangan Raya dan juga KNPI Kecamatan Gandapura membagikan sebanyak 500 lembar lebih masker kepada masyarakat yang ada di dua kecamatan dalam Kabupaten Bireuen, selain masker, Bireuen Community bersama para relawan juga membagikan handsanitizer kepada masyarakat di kawasan keramaian dua lokasi tersebut.

Titik pertama menjadi sasaran dari para relawan adalah Pusat ibukota Kecamatan Gandapura, yakni Keude Geureugok dan titik ke-dua pembagian masker berlokasi di keude Matang, Kecamatan Peusangan.

Akhyar Rizki, salah satu yang terlibat langsung dalam aksi pembagian masker di Kecamatan Gandapura mengatakan, saat ini memang terlihat masih ada masyarakat yang belum menggunakan masker, terutama saat keluar dari rumah.

"Maka, kami menargetkan pusat keramaian yang ada di Gandapura untuk kita bagikan masker dan langsung kita himbau untuk digunakan,"ujarnya Jumat sore 22 Mei 2020.

Pengurus KNPI Kecamatan Gandapura itu berharap agar masyarakat yang ada di kabupaten Bireuen agar tidak sungkan menggunakan masker saat keluar dari rumah disaat pandemi Covid-19 ini.

Rizki Ardial juga menyampaikan, di kawasan Matang Geulumpang Dua, Kabupaten Bireuen juga masih banyak masyarakat yang belum menggunakan masker saat bepergian keluar rumah.

"Kita memang sengaja membagikan masker ini ditempat keramaian, mengingat, begitu penting menjaga kesehatan ditengah merebaknya wabah Virus Corona, terutama di Aceh," pungkas mantan Presiden Mahasiswa UIN Ar-Raniry itu.

Apalagi saat ini, di Aceh sudah tergolong banyak pasien yang positif terkena virus corona sesuai hasil Swab yang dipublikasikan oleh pemerintah Aceh.

"Tidak perlu minder menggunakan masker untuk saat ini, apalagi memasuki hari lebaran, tentunya banyak warga perantau yang pulang ke daerah, tentu ini harus menjadi catatan serius bagi masyarakat dan perlu adanya antisipasi dari siapapun, salah satunya dengan menggunakan masker dan sering cuci tangan serta menjaga jarak," sebutnya.

Sementara itu, inisiator Bireuen Community (BC) Zulkarnaini alias Syeh Joel mengapresiasi para relawan yang telah bekerja dengan ikhlas untuk membagikan masker yang disumbangkan oleh para donatur ke lembaga yang dibentuknya.

"Teman teman sangat luar biasa antusias dalam menyalurkan amanah para donatur yang dititipkan melalui lembaga ini, tentunya apa yang telah dilakukan oleh teman-teman relawan ini merupakan suatu hal yang bernilai positif," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Syeh Joel yang juga mantan ketua Umum PB HIMABIR Banda Aceh itu berterimakasih kepada para donatur atas kepedulian kepada masyarakat dan mau berbagi melalui lembaga itu.

"Terimakasih saya sampaikan kepada para donatur yang sudah mau berbagi dengan masyarakat ditengah mewabahnya virus corona ini,".

Kepada seluru masyarakat yang ingin berbagi, Bireuen Community masih membuka peluang untuk berdonasi dalam bentuk barang maupun uang.

"Tahap pertama kita sudah membagikan 500 lebih masker dan Sanitizer kepada masyarakat, sementara untuk sembako yang sudah terkumpul akan kita salurkan usai lebaran nanti," sambungnya.

Bireuen Community kata dia, masih terus melakukan penggalangan bantuan untuk masyarakat, baik masker maupun sembako.

"Semoga masih ada para donatur selanjutnya yang mau menyumbang dilembaga kami,"tutup pria kelahiran Gandapura itu.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...