Anggota DPR Aceh HT Ibrahim ST MM meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk menunda melakukan penataan kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Aceh untuk sementara waktu. Ini disampaikan Ibrahim setelah mendengar keluhan dari masyarakat yang selama ini bergantung hidup di daerah tersebut. "Apalagi saat ini, sama-sama kita ketahui sedang Pandemi COVID-19 yang membuat ekonomi masyarakat terpuruk," kata Pria yang akrab disapa Ampon Bram, Kamis (22/10/2020).

Besok, Petani Kopi Demo DPRK Bener Meriah

SAMSUDDINKoordinator aksi
A A A

BENER MERIAH - Massa aksi yang menamakan dirinya Petani Kopi Menangis (PKM) akan mendatangi gedung DPRK Bener Meriah pada Senin, (19/10/2020) besok.

Mareka akan menuntut untuk dibuatkan Qanun menyangkut komoditi kopi, dan mendesak Pemerintah Kabupaten Bener Meriah untuk duduk bersama dengan para koperasi, investor, dan eksportir kopi untuk mengurus masalah kopi.

Nasri Gayo, Koordinator aksi, mengatakan, kehadiran mereka ke gedung DPRK Bener Meriah untuk menanyakan terkait tangung jawab Eksekutif dan Legislatif terkait nasib petani.

"Karena hingga saat ini, tidak ada solusi yang konkrit dari pihak terkait dan seolah tidak peduli akan penderitaan yang dirasakan oleh petani hari ini,"kata Nasri, Minggu (18/10/2020).

Disisi lain Mahya Abadi yang juga sebagai koordinator aksi menjelaskan bahwa, aksi yang akan dilaksanakan merupakan aksi damai.

"Dan kami mengundang seluruh masyarakat Bener Meriah untuk turut hadir mendengarkan langsung dari Eksekutif dan Legislatif bagaimana solusi yang akan di siapkan oleh pimpinan daerah ini untuk para petani."

"Kami tunggu kehadiran para pejuang hak rakyat di kantor DPRK,"tutup Mahya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...