PM Belanda:

Berperilaku Normal atau Angkat Kaki

FOTO | REUTERSPerdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutee meminta semua orang di negaranya untuk beradaptasi dengan beperilaku normal atau hengkang.
A A A

AMSTERDAM - Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutee menulis surat terbuka yang meminta siapa pun yang tidak bisa beradaptasi normal agar angkat kaki dari negaranya. PM Rutte menentang orang-orang rasis tinggal di Belanda.

Surat terbuka PM Rutte diterbitkan di beberapa surat kabar dan di situs Partai Rakyat untuk Kebebasan dan Demokrasi (VVD). Sikap tegas Rutte muncul menjelang pemilu nasional yang akan digelar pada 15 Maret 2017.

Rutte telah memimpin negara itu sejak 2010. Namun menghadapi persaingan yang ketat dari Geert Wilders dari Partai Kebebasan (PVV) yang terkenal anti-imigrasi dan anti Islam.

Dalam jajak pendapat, untuk sementara PVV unggul atas VVD. Meskipun demikian, PVV masih merasa sulit untuk membentuk koalisi dan Rutte telah mengesampingkan untuk berkoalisi.

“Mereka yang menolak untuk beradaptasi dan mengkritik nilai-nilai kita, harus berperilaku normal atau pergi,” tulis PM Rutte. Dia menyerukan orang-orang yang menolak berasimilasi untuk hengkang dari Belanda.

”Jika Anda begitu fundamental menolak negara ini, maka saya akan lebih suka jika Anda meninggalkannya,” kata Rutte.

Pemimpin Belanda juga mengecam perilaku anti-sosial dari orang-orang “yang menyerang orang gay, yang berteriak terhadap perempuan yang mengenakan rok pendek atau memanggil orang dengan sapaan rasis”.

Rutte mengulangi pesannya dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Algemeen Dagblad (AD) yang dikutip Selasa (24/1/2017). ”Jika Anda tinggal di negara di mana cara berhubungan dengan orang lain mengganggu Anda, Anda memiliki pilihan,” ujarnya mengacu pilihan berperilaku normal atau hengkang dari Belanda.

Sumber: sindonews.com
Rubrik: Dunia

Komentar

Loading...