India,

Berhasil Uji Tembak Perdana Rudal Jelajah Supersonik BrahMos

FOTO | REUTERSKendaraan pengangkut rudal-rudal BrahMos, India. Negara itu berhasil menguji tembak rudal jelajah supersonik Brahmos, kemarin (11/3/2017).
A A A

NEW DELHI - India berhasil menjalankan uji tembak perdana rudal jelajah supersonik versi BrahMos, Sabtu kemarin. Rudal supersonik canggih ini melesat sejauh 450 km di Chandipur, Odisha.

Kumar Mishra, Managing Director BrahMos Aerospace Limited—perusahaan patungan proyek rudal India—yang menyaksikan tes terbang tersebut, menyebutnya sebagai “textbook launch”.

”Pertama dalam sejarah, sistem rudal tangguh sekali lagi membuktikan keberaniannya untuk tepat mencapai target musuh pada kisaran yang lebih jauh. Versi serangan darat dari sistem rudal jelajah supersonik cocok dengan misi parameter secara copybook,” kata Mishra seperti dikutip dari Indian Express, Minggu (12/3/2017).

”Dengan uji tembak yang sukses, angkatan bersenjata India akan diberdayakan untuk merobohkan target musuh jauh melampaui 400 km. BrahMos telah membuktikan kehebatannya sekali lagi sebagai sistem rudal jelajah supersonik terbaik di dunia,” ujar Mishra.

BrahMos adalah rudal yang dibangun perusahaan roket anti-kapal P-800 Oniks Rusia yang bekerjasama dengan Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahana India (DRDO).

Sistem rudal BrahMos sudah masuk layanan militer India sejak tahun 2006. Namun, rudal-rudal yang dikembangkan saat itu baru memiliki jangkauan tembak maksimal 300 km.

India dan Rusia sudah sepakat untuk meng-upgrade rudal jelajah yang berpotensi memiliki jangkauan hingga 600 km atau dua kali lipat dari jangkauan awalnya.

Rudal BrahMos dapat terbang dengan kecepatan hingga Mach 3 dan dapat membawa muatan konvensional 300kg. Perusahaan patungan Rusia-India tersebut juga berambisi mengembangkan rudak hipersonik lain yang dijuluki BrahMos II.

Sumber:sindonews.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...