Pengurus Kadin Aceh

Berhasil Ambil Alih Kantor Kadin Aceh dari Tangan Firmandez

FOTO | AK JAILANIPengurus Kadin Aceh mulai bersatu melawan Firmandez
A A A

BANDA ACEH - Jajaran pengurus Kamar Dagang Industri (Kadin) Aceh berhasil merebut Kantor Kadin Aceh dari tangan Ketua Kadin Aceh tiga periode, Firmandez.

Atas keberhasilannya menduduki kantor yang terletak di gampong Ateuk Pahlawan Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh itu, pengurus Kadin Aceh menggelar acara syukuran sekaligus silaturahmi pengurus dan pengusaha Aceh, baik yang ada di Banda Aceh dan diluar Aceh.

“Jadi mereka semua kita undang, termasuk Firmandez, sesudah kita menyelamatkan Kadin ini dari para pihak yang selama ini tidak menjalankan Kadin ini sesuai dengn AD/ART nya,” ujar Wakil Ketua Kadin Aceh Muhammad Iqbal, Sabtu (29/09).

Iqbal menyebutkan pihaknya menginginkan agar organisasi Kadin dijalankan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), terutama menjelang Musyawarah provinsi (Musprov) Kadin Aceh, setelah kepengurusan Firmandez habis masa pada 21 September 2018.

Sesuai AD/ART Kadin, kata Iqbal, kepengurusan nonaktif diberikan waktu dua bulan untuk melaksanakan Musprov, namun lanjutnya, dibawah kepemimpinan Firmandez lima tahun terakhir hanya enam Kadin yang melaksanakan Musyawarah Kabupaten (Mukab), sedangan daerah lainnya ditunjuk Plt oleh ketua umum tanpa pleno.

“Seperti Aceh Besar, ketua Kadin nya dipecat karena menolak Musprov yang melanggar AD/ART, diganti dengan Plt atas nama Fakhrizal Murphi, adik kandungnya, dan menjelang Musprov diganti lagi oleh sulaiman Badai, dan ini mendapatkan penolakan dari pengusaha Aceh Besar, karena kedua Plt tersebut bukan putra Aceh Besar,” lanjutnya.

Selanjutnya kata Iqbal, pihaknya akan komunikasi dengan DPP KADIN sebagai induk organisasi di Pusat dan akan menyampaikan semua pelanggaran seperti yang sudah pernah dilaporkan sebelumnya. Firmandez menurut mereka tidak menjalankan amanah Musprov .

Lihat postingan ini di Instagram

Pengurus KADIN Aceh

Sebuah kiriman dibagikan oleh acehimage.com (@acehimagecom) pada

“Misalnya Firmandez membuat suasana kantor tidak berjalan, terbengkalai, bahkan digunakan untuk kepentingan pribadi, kantor dibuat seperti gudang, pegawainya tidak terurus, bahkan gajinya tiga bulan sekali, dipecat tanpa sepengetahuan kami, dan tidak diberikan pesangon, gaji mereka juga dibawah UMR,” lanjutnya.

Kode:47
Sumber:antero
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...