Akibat tingginya curah hujan mengakibatkan dua unit rumah warga Kampung Lampahan Timur, Kecamatan Timah Gajah, Kabupaten Bener Meriah tertimbun tanah longsor, Jumat (15/1/2021). Selain itu, satu unit gudang yang berada di dekat rumah ikut tertimbun. Plt Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, Safriadi melalui Kabid Kedaruratan, Anwar Sahdi menyampaikan, dua rumah warga yang tertimbun bagian dapurnya itu yakni rumah, Musliadi dan Muklis yang merupakan Reje Kampung Setempat.

Penananganan COVID-19

Bener Meriah Terima Hibah Kemenkes dan BNPB

SAMSUDDINKabupaten Bener Meriah menerima bantuan hibah dari Kemenkes dan BNPB
A A A

BENER MERIAH– Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menerima bahan persedian hibah untuk kebutuhan penanganan Covid-19 dari Dirjen Kementerian Kesehatan (Kemnkes) Republik Indonesia.

Selain itu, BPBD Bener Meriah juga menerima hibah lampu emergency (tenaga air dan garam) dari BNPB sebanyak 36 unit.

Pelaksana tugas (Plt) Kalak BPBD Bener Meriah Safriadi menyebutkan, bantuan bahan persedian penanganan Covid-19 dari Kemenkes tersebut berupa, APD sebanyak 3.000 pcs, Masker N95 sebanyak 5.000 pcs, masker KN95 sebanyak.10.000 pcs, dan masker bedah 10.000 pcs.

"Dan juga rapid tes antigen sebanyak 2000 buah, APD Cover All 500 buah, masker bedah 2000," kata Safriadi yang dkonfirmasi, Minggu (27/12/2020).

Menurut Safriadi, Hibah yang diterima Kabupaten Bener Meriah dari Kemenkes merupakan tindak lanjut audesi Bupati Bener Meriah yang didampingi oleh seketaris Dinas Kesehatan Bener Meriah beberapa hari lalu dengan pihak Kemenkes RI di Jakarta.

Selain itu, Bener Meriah dalam waktu dekat juga akan mendapat hibah Ventilator dan satu unit Mobil Ambulance dari kemnkes untuk itu Bener Meriah diminta mempersiapkan proposal pengajuannya.

“Kebetulan hibah tersebut satu paket antara dari Kemnkes dan BNPB ke Bener Meriah, jadi barang-barang tersebut di turunkan di Kantor BPBD Bener Meriah dan nanti yang untuk Dinkes itu biar mereka nanti yang mendistribusikanya ke Puskesmas-puskesma yang ada di Bener Meriah,"kata Safriadi.

Sedangkan hibah dari BNPB tersebut, juga merupakan hasil pertemuan di Aceh Utara kemarin dengan BNPB. Dan pada intinya untuk mendapatkan bantuan dari pusat itu kita harus menjalin relasi dan komunikasi yang baik.

“Sebenarnya di Pusat itu banyak bantuan yang dapat kita minta untuk daerah jika saja relasi dan komunikasi dengan pihak pusat itu terjalin dengan baik," sebut Safriadi

Mantan Camat Bener Kelipah itu menyebutkan, harga satu unit lampu emergency tenaga air garam mencapai Rp2000.000 dan nominal hibah secara keseluruhan yang diterima mencapai Rp1,2 Milyar.

“Lampu emergency tersebut cukup hanya memasukan air dan sedikit garam kedalam wadahnya maka lampu tersebut langsung menyala,"pungkasnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...