Aksi unjuk rasa yang yang dilakukan oleh Petani Kopi Menangis (PKM) di depan gedung DPRK Bener Meriah terjadi saling dorong dengan petugas keamanan. Satpol PP dan Personel Polres Bener Meriah menjadi benteng terdepan untuk menahan para pendomo untuk menerobos gedung DPRK Bener Meriah. Senin (19/10/2020)

Bener Meriah Dapat Bantuan Damkar dari Mendagri

ISTIMEWABupati Bener Meriah Sarkawi saat berkunjung ke Kemendagri
A A A

JAKARTA - Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, DR Drs Safrizal ZA Msi mengatakan Kemendagri menyetujui memberikan satu unit pemadam kebakaran untuk kabupaten Bener Meriah.

Menyusul permintaan Bupati Bener Meriah Sarkawi yang menemui Safrizal di ruang kerjanya di Komplek Kemendagri, Jakarta, (28/8/ 2020).

Safrizal menjelaskan Kemendagri mendapatkan hibah tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Korea selatan dan sedang proses pengiriman ke dalam negeri.

"Ada sekitar 600 Kabupaten/Kota mengajukan mobil pemadam kebakaran, namun kita akan prioritaskan satu unit untuk kabupaten Bener Meriah,"kata Safrizal yang juga dipercaya menjadi Wakil Ketua VI Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional mendampingi Kepala BNPB Doni Monardo.

Bupati Bener Meriah Abuya Sarkawi yang didampingi Kadis Pariwisata Bener Meriah Irmansyah SSTP MSP, menyambut gembira dan berharap bantuan tersebut cepat terealisasi.

"Sudah sejak lama kita mengupayakan penambahan unit mobil pemadam kebakaran, beberapa kali bolak balik ke Jakarta, dan alhamdulilah hari ini sudah ada informasi yang menggembirakan,"ujar Sarkawi sumringah.

Dikatakan Sarkawi, saat ini Bener Meriah memiliki 7 unit mobil pemadam kebakaran, 3 unit sudah berfungsi, 2 unit dalam perbaikan, 2 unit rusak berat akan diperbaiki untuk mensuplay air lagi. "Ada 6 posko pemadam kebakaran yang aktif,"sebutnya lagi.

"Dengan adanya bantuan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kemendagri, dapat mengatasi segala sesuatu terkait kebencanaan di kabupaten Bener Meriah,"pungkasnya.

Rubrik:NEWS

Komentar

Loading...