Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dayah Perbatasan dan Dayah MUQ Aceh yang belokasi di Jalan Rel Kereta Api, Desa Bineh Blang, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar terlihat seperti bangunan tidak bertuan. Pasalnya, bangunan milik Pemerintah Aceh dibawah Dinas Pendidikan Dayah Aceh diduga hingga kini belum pernah ditempati. Buktinya pekarangan UPTD itu dipenuhi dengan rumput ilalang. Bahkan, menurut amatan tim acehimage.com pada Kamis (13/8/2020) kemarin, di depan gedung mewah ini terparkir satu unit mobil jenis kijang Inova yang sudah hancur, layaknya terparkir di depan bengkel.

Beijing Catat 22 Kasus Baru Covid-19 Usai Tes Massal

APIlustrasi
A A A

JAKARTA- Beijing melaporkan 22 kasus baru infeksi virus corona (Covid-19) pada Minggu (21/6) setelah melakukan tes massal terhadap warganya.

Selain 22 kasus baru positif Covid-19, ditemukan pula tiga kasus yang dicurigai dan tiga orang tanpa gejala. Dengan angka ini, Beijing mencatat total angka 227 kasus positif Covid-19 sejak 11 Juni lalu.

Klaster baru di Beijing ini menimbulkan kekhawatiran akan kembali merebaknya pandemi Covid-19 di China setelah beberapa bulan terakhir berhasil diredam. Sejumlah sekolah telah kembali ditutup untuk mencegah penyebaran. Masyarakat juga diimbau untuk tidak bepergian.

Wabah baru ini pertama kali muncul di Pasar Xinfadi, salah satu penyedia bahan makanan di Beijing, China. Kondisi ini lantas memicu kekhawatiran atas keamanan pasokan makanan di seantero Beijing. Virus terdeteksi pada talenan yang digunakan untuk mengolah salmon impor.

Pada Jumat lalu, pemerintah Beijing menyarankan agar warga membuang makanan laut beku dan produk kacang yang dibeli dari Pasar Xinfadi. Pasar ini diketahui memasok lebih dari 70 persen produk segar dari Beijing.

Kini, pasar Xinfadi telah ditutup oleh Pemerintah. Karyawan pasar hingga kurir pengiriman makanan kini tengah menjalani pemeriksaan.

Selain itu, pemerintah juga meluncurkan kampanye nasional untuk memeriksa makanan impor.

Ahli Epidemiologi dari Center for Disesase Control and Prevention (CDC) China, Liu Xiaofeng mengatakan bahwa meski wabah baru tengah 'dikendalikan', tapi Beijing akan menghadapi beberapa kasus baru ke depan.

Xiaofeng mengatakan bahwa orang-orang yang tak mendatangi Pasar Xinfadi dalam rentang 30 Mei-12 Juni berisiko sangat rendah terinfeksi SARS-CoV-2. "Mereka tidak harus membuat janji untuk melakukan uji swab," ujarnya.

Sumber:CNN INDONESIA
Rubrik:DUNIA

Komentar

Loading...