Suriah Diserang Israel,

Begini Reaksi Rusia

FOTO | REUTERSPresiden Rusia Vladmir Putin saat bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Moskow.
A A A
Ketika kami mengidentifikasi upaya-upaya untuk mentransfer senjata canggih kepada Hizbullah, ketika kami memiliki intelijen dan kemampuan operasional, kita bertindak untuk mencegahnya,

MOSKOW - Rusia bereaksi setelah pesawat-pesawat jet tempur Israel menyerang wilayah Suriah. Pemerintah Presiden Vladimir Putin langsung memanggil Duta Besar Israel untuk Rusia Gary Koren untuk meminta klarifikasi atas serangan tersebut.

Reaksi Rusia—sekutu Suriah—muncul kurang dari 24 jam setelah pesawat-pesawat jet tempur Israel menyerang wilayah Suriah pada Jumat dini hari. Damaskus telah merespons serangan Israel itu dengan menembaki jet-jet tempur Israel dengan rudal-rudal anti-pesawat.

Militer Suriah loyalis Presiden Bashar al-Assad mengklaim satu jet tempur Israel ditembak jatuh dan yang lainnya rusak. Tapi, pasukan pertahanan Israel (IDF) membantahnya. Menurut IDF, tidak ada rudal Suriah yang mengenai jet tempur Israel dan satu rudal Suriah berhasil dicegat sistem pertahanan udara Israel.

Belum diketahui hasil pemanggilan Dubes Koren oleh Kementerian Luar Negeri Rusia. Pemanggilan Dubes Israel itu hampir bersamaan dengan munculnya pernyataan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu yang membenarkan serangan militernya terhadap wilayah Israel.

Netanyahu mengklaim serangan jet-jet tempur Israel ke wilayah Suriah itu untuk mencegah transfer senjata canggih Iran kepada Hizbullah Libanon. ”Kebijakan kami sangat konsisten,” kata Netanyahu yang berbicara dalam bahasa Ibrani di sebuah video yang dirilis Times of Israel, Sabtu (18/3/2017).

”Ketika kami mengidentifikasi upaya-upaya untuk mentransfer senjata canggih kepada Hizbullah, ketika kami memiliki intelijen dan kemampuan operasional, kita bertindak untuk mencegahnya,” katanya lagi.

”Itulah cara kami bertindak dan bagaimana kami akan terus bertindak. Dan semua orang perlu mempertimbangkan hal ini. Semua orang,” ujarnya.

Kode:47
Sumber:sindonews.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...