Bayern Munchen Dinilai Salah Memilih Carlo Ancelotti

doc.Carlo Ancelotti, belum berhasil membawa Bayern Munchen menyamai prestasi di era Pep Guardiola.
A A A

MUNICH - Mantan pemain Bayern Munchen, Ze Roberto, menilai penunjukan Carlo Ancelotti sebagai pelatih Die Roten pada musim panas lalu adalah sebuah kesalahan. Menurut pria asal Brasil tersebut Pep Guardiola dinilai sebagai sosok yang paling cocok menangani Bayern.

Karier Guardiola di Bayern Munchen terhitung sukses besar. Selama tiga musim menukangi tim itu, pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut meraih tujuh trofi. Raihan tersebut termasuk tiga gelar juara Bundesliga secara beruntun sejak musim 2013-2014.

Pencapaian di Bayern menggoda Manchester City untuk mendatangkan pelatih kelahiran 18 Januari 1971 itu. Bahkan sebelum musim 2015-2016 berakhir, Pep Guardiola telah terlebih dahulu menjalin kesepakatan untuk melatih Manchester City pada musim 2016-2017.

Carlo Ancelotti kemudian mengambil alih tongkat estafet kepelatihan yang ditinggalkan Pep. Figur Ancelotti dinilai mampu membawa FC Holywood kembali berprestasi di kancah Eropa.

"Bayern Munchen membuat kesalahan dengan menunjuk Carlo Ancelotti sebagai pelatih," kata Ze Roberto kepada Sport1.

"Akan tetapi sulit menemukan pelatih dengan tingkat level yang sama seperti Pep Guardiola atau setidaknya pelatih yang memiliki filosofi yang sama," lanjutnya.

Kiprah Carlo Ancelotti di awal musim 2016-2017 awalnya berjalan cukup baik. Pada ajang Bundesliga, tim besutannya mampu meraih lima kemenangan beruntun di lima laga awal.

Memasuki bulan Oktober, perjalanan Bayern Munchen mulai mengalami penurunan. Tiga hasil seri serta satu kekalahan menandai tersendatnya kiprah Die Bayern dibawah asuhan pelatih asal Italia itu.

Hasil tersebut membuat posisi Bayern Munchen yang sempat berada di puncak klasemen turun ke posisi kedua. Arjen Robben dan kawan-kawan meraih total 27 poin dari 12 laga yang dilakoni, tertinggal 3 poin dari pemuncak klasemen, RB Leipzig.

Sumber:Sky Sports
Rubrik:Sport

Komentar

Loading...