Digne:

Barca Masih Lebih Baik ketimbang Madrid Musim Lalu

FOTO | GETTY IMAGESLucas Digne vs Real Madrid
A A A
Musim ini tentu tidak buruk ketika Anda melihat fakta-fakta yang ada. Kami tim dengan gol terbanyak di liga-liga besar Eropa, dan jika dibandingkan dengan rival utama kami, statistik itu memperlihatkan bahwa kami lebih baik dalam hal menyerang dan bertahan selama semusim ini. Hal-hal kecil bisa membuat perbedaan,

BARCELONA - Real Madrid memang boleh menjuarai La Liga dan Liga Champions musim lalu. Tapi bagi Lucas Digne, Barcelona masih lebih baik. Kenapa?

Madrid meraih sukses besar musim lalu saat menjuarai La Liga dan Liga Champions. Itu jadi prestasi tersendiri bagi sang pelatih Zinedine Zidane yang baru melatih tim itu pada Januari 2016 silam.

Sementara Barca selaku rival utamanya cuma kebagian trofi Copa del Rey dan itu pun mengalahkan tim semenjana, Alaves, di partai final dan juga Piala Super Spanyol di awal musim.

Wajar saja jika fans Madrid banyak menjadikan Barca sebagai bahan olokan di akhir musim. Tak cuma fans, bek Sergio Ramos pun sempat menyindir klub Catalan itu sekaligus Gerard Pique pada pesta perayaan gelar juara.

Tapi Digne beranggapan sebaliknya kalau Barca justru lebih baik ketimbang Madrid musim ini. Hal itu bisa dilihat dari total 116 gol Barca, lebih banyak 10 ketimbang Madrid, dan juga hanya kebobolan 37 gol, empat lebih sedikit daripada Madrid.

Selain itu pun Madrid tidak bisa mengalahkan Barca dalam dua pertemuan musim lalu, imbang 1-1 di Camp Nou dan kalah 2-3 di Santiago Bernabeu. Di akhir musim, Barca berselisih tiga poin dengan Madrid yang jadi juara.

"Tentunya bagus menuntaskan musim seperti cara kami mengawalinya - memenangi trofi," ujar Digne kepada Omnisport.

"Musim ini tentu tidak buruk ketika Anda melihat fakta-fakta yang ada. Kami tim dengan gol terbanyak di liga-liga besar Eropa, dan jika dibandingkan dengan rival utama kami, statistik itu memperlihatkan bahwa kami lebih baik dalam hal menyerang dan bertahan selama semusim ini. Hal-hal kecil bisa membuat perbedaan," sambung pemain berposisi bek kiri itu.

"Contohnya: Jika mereka tidak mencetak gol penyama kedudukan di menit akhir pada Clasico di Camp Nou, kami mungkin akan memenangi liga - bukan mereka. Tapi itulah sepakbola. Itu contoh dari betapa ketatnya persaingan kami," tutupnya.

Kode:47
Sumber:sport.detik.com
Rubrik:Bola

Komentar

Loading...