Pemerintah Aceh

Banyak Pihak Dukung GISA Aceh

ISTIMEWANova Iriansyah
A A A

ACEH - Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah direncanakan Selasa (18/12) mendatang mencanangkan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) Aceh yang dipusatkan di Gedung Anjong Mon Mata Banda Aceh. Masyarakat Aceh dan luar domisili Aceh dapat langsung merekam-cetak KTP-el dan dokumen kependudukan lainnya selama 3 hari, (17-19/12) dengan pelayanan di Gedung Sultan II Selim Banda Aceh.

Banyak pihak mendukung GISA Aceh seperti jajaran Kemendagri di bawah komando Dirjen Dukcapil Prof Zudan Arief Fakhruloh, Dinas Registrasi Kependudukan Aceh (DRKA), Disdukcapil Banda Aceh, dan Disdukcapil Aceh Besar. Termasuk, lembaga non pemerintah, antara lain Kolaborasi Masyarakakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK), salah satu lembaga dukungan Australia dan unsur lainnya.

Demikian disampaikan Kadis DRKA Drs Teuku Syarbaini MSi kepada wartawan Kamis (13/12).

Disebutkan, pada event GISA itu, masyarakat Aceh termasuk masyarakat luar domisili Aceh, mendapat pelayanan rekam-cetak KTP-el, KK, Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, akta kematian serta dokumen kependudukan lainnya. Khusus pelayanan KIA dpersyaratkan membawa kutipan keterangan lahir dan KTP orangtua si anak.

"Pelayanan lingkup Dukcapil semua berlangsung gratis. Berbagai aktivitas pelayanan diarahkan di sisi mudah, cepat, dan membahagiakan masyarakat," ujar Syarbaini, sambil menambahkan, dukungan banyak pihak untuk GISA Aceh seperti KOMPAK, Bank Aceh, BPJS, dan pihak lain.

Diimbau, masyarakat Banda Aceh, Aceh Besar, dan seluruh Aceh serta luar domisili Aceh dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendatangi tempat pelayanan di Gedung Sultan II Selim Banda Aceh, guna melengkapi dokumen kependudukannya. "Masyarakat, siapa saja, termasuk mahasiswa dan berbagai elemen lainnya agar memanfaatkan kesempatan ini. Datang dan bawa KK," katanya.

Pada puncak pencanangan GISA Aceh, akan dihadiri Dirjen Dukcapil, Forkompinda, DPRA, para Rektor, Bupati/Walkota, SKPA, Kadisdukcapil Kab/Kota, instansi vertikal, perbankan, dunia usaha, camat dan geuchik di Banda Aceh dan Aceh Besar, pemuka agama, tokoh masyarakat, LSM, dan unsur lainnya.

Masyarakat luas diharapkan memanfaatkan kesempatan ini. Siswa SMA sederajat juga patut hadir ke arena pencanangan GISA. Mereka merupakan para pemula mendapatkan KTP karena sudah berusia 17 tahun, atau sampai dengan 17 April 2019 akan berusia 17 tahun yang merupakan usia wajib KTP.

Menyambut Pemilu Serentak 2019 untuk Pemilihan Presiden/Wapres, DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kab/Kota, KTP-el menjadi persyaratan wajib menuju ke titik-titik TPS guna menyukseskan Pemilu. Makanya, kesempatan GISA Aceh 2018 ini, semestinya dimanfaatkan masyarakat luas secara maksimal, tambah Syarbaini yang didampingi Koordinator Humas dan Media Massa GISA 2018, H Nurdin F.Joes

Kode:74
Sumber:Rilis
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...