Banjir Susulan Terjang 11 Kecamatan

FOTO | ANTARAWarga
A A A

ACEH BARAT - Banjir susulan kembali menerjang pemukiman warga di 11 Kecamatan, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, Minggu, (8/1), terkait tingginya intensitas curah hujan melanda sejak empat hari terakhir di daerah itu.

Pada Sabtu, (7/1) banjir luapan sungai menerjang sembilan dari 12 kecamatan dilaporkan sudah berangsur surut, namun terkait intensitas curah hujan tidak henti-hentinya pada Sabtu malam banjir kembali menerjang pemukiman warga.

"Khususnya di wilayah Kecamatan Johan Pahlawan hampir semua desa, ada dua desa yang pagi ini kami pantau air banjir terus meningkat. Kemarin sudah surut, tapi ini banjir susulan," kata Rochman Babinkamtibmas dari Polsek Johan Pahlawan.

Ia bersama Babinsa Koramil Johan Pahlawan melakukan pemantauan kondisi masyarakat yang mulai berkemas untuk mengungsi dan menyelamatkan harta benda, kondisi banjir sejak Kamis (5/1) dini hari diprediksi akan terus meluas karena hujan masih melanda di hulu.

Sementara itu Masyarakat Desa Pasie Masjid, Kecamatan Mereubo, pada Minggu pagi mulai keluar dari pemukiman mereka yang telah direndam air banjir susulan dengan ketinggian 80-120 centimeter.

"Tenda sudah sejak tadi malam kami dirikan dan saya juga bersama mereka. Genangan air semakin memuncak pagi ini mulai pukul 05.30 WIB, makanya warga sudah mulai keluar mengungsi," kata Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Aceh Barat, Kismar.

Petugas dari Badan SAR Nasional Pos Meulaboh bersama petugas BPBD sibuk melakukan upaya penyelamatan berupa evakuasi warga dengan perahu karet dari pemukiman menuju atas jembatan tempat berkumpulnya warga, di atas badan jembatan tersebut juga sudah disediakan tenda pengungsian.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Aceh Barat Iraidi Yus menambahkan, banjir telah mengepung 11 dari 12 kecamatan Aceh Barat sehingga sebagian warga hari ini mulai dievakuasi dan diungsikan, pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan dengan harapan warga waspada.

Informasi yang dihimpun di lapangan, banjir hari keempat melanda wilayah barat dan selatan Aceh telah berdampak terhadap putusnya akses transportasi di Alu Bilie, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, ketinggian air di atas badan jalan provinsi sudah tidak bisa dilewati kendaraan roda empat apalagi roda dua.

Sumber:ANTARA
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...