Akibat tingginya curah hujan mengakibatkan dua unit rumah warga Kampung Lampahan Timur, Kecamatan Timah Gajah, Kabupaten Bener Meriah tertimbun tanah longsor, Jumat (15/1/2021). Selain itu, satu unit gudang yang berada di dekat rumah ikut tertimbun. Plt Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, Safriadi melalui Kabid Kedaruratan, Anwar Sahdi menyampaikan, dua rumah warga yang tertimbun bagian dapurnya itu yakni rumah, Musliadi dan Muklis yang merupakan Reje Kampung Setempat.

Banjir Rendam 12 Kecamatan di Aceh Timur

ISTIMEWATerlihat sekolah terendam banjir. Jumat (04/12)2020).
A A A

ACEH TIMUR - Sebanyak 12 Kecamatan di Kabupaten Aceh Timur terendam banjir. Ini akibat curah hujan yang tinggi sejak Jumat malam.

"Iya benar, laporan sementara yang diterima, ada dua belas kecamatan terendam banjir akibat hujan sejak jumat malam,"kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur Ashadi, Sabtu (05/12)2020).

Ia menyebutkan 12 Kecamatan tersebut yang dilanda banjir  di Kecamatan Pereulak Timur, Idi Tunong,  Julok, Bireum Bayeun, Peudawa, Indra Makmur dan beberapa kecamatan lainnya.

"Tidak seluruh desa dalam setiap kecamatan yang dilanda banjir mengalami hal serupa, seperti di Kecamatan Pereulak Timur terjadi di Desa Alue Lhok dan Desa Jeungki,"ujar Ashadi.

Sementara di Julok terjadi di Desa Keumuneng, Ladang Baro, Senebok Baro. Dan Kecamatan Birem Bayeun terjadi di Desa Alue Sentang. Peudawa terjadi di Desa Meunasah Kreung, Buket Kuta dan Indra makmur terjadi di Perk Julok Rayeuk Utara.

Ia mengatakan untuk jumlah rumah terdampak material hingga kini masih dalam pendataan oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur.

"Paling bak desa yang terendam banjir saat ini di Kecamatan Sungai Raya yang berjumlah 13 desa. Banjir merendam hingga ketinggian 40-70 Cm. Akibatnya, 1.136 Kepala keluarga  terdampak  rendaman banjir tersebut,"terangnya.

"Alhamdulillah untuk sementara  tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir ini. Sedangkan korban yang terdampak masih terus didata," tutup Ashadi.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...