Sebanyak 2.303 calon pengantin di Aceh melaksanakan akad nikah sepanjang April-Mei 2020. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariat Kanwil Kemenag Aceh, Drs H Hamdan MA. Menurut Hamdan, di tengah masa darurat Covid-19 dan pembatasan larangan akad nikah di luar KUA sejak April-Mei, tercatat 3096 pendaftaran nikah di KUA ----- Memasuki hari ke enam lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah, puluhan pekerja bangunan dari Sumatera Utara mulai tiba di Kabupaten Bener Meriah. Hal itu disampaikan Ketua Tim Publik Safety Center (PSC) 119 Kabupaten Bener Meriah Zulkifli Burhanuddin saat dikonfirmasi awak media via seluler, Senin (1/6/2020) ----- Aksi pengerusakan Kantor Reje (Kepala) Kampung di Kecamatan Bukit kembali terulang, dimana sebelumnya dua kantor Reja Kampung di Kecamatan Bukit yakni Kampung Blang Tampu dan Blang Panas diobarak abrik masyarakat disana. Peristiwa itu juga dialami Kantor Reje Kampung Kute Kering Kecamatan Bukit, warga yang didominasi kaum ibu-ibu mengamuk dan memecahkan kaca jendela baigain depan, Senin (1/6/2020)

Ratusan Rumah Terendam

Banjir Kembali Landa Kabupaten Aceh Jaya

ANTARAWarga melintasi banjir yang melanda desanya dalam Kabupaten Aceh Jaya, Minggu (17/5/2020)
A A A

ACEH JAYA - Hujan lebat yang melanda kawasan Aceh Jaya sejak Sabtu (16/5/2020) mengakibatkan ratusan rumah dalam Kabupaten setempat terendam banjir.

Banjir akibat luapan sungai tersebut melanda dua Kecamatan yaitu Kecamatan Setia Bakti dan Kecamatan Darul Himah.

Camat Darul Hikmah Nuri Assirri dalam laporannya menuturkan bahwa banjir yang melanda Kecamatannya di akibatkan hujan lebat serta luapan air sungai hulu masen sehingga merendam sembilan Desa.

Adapun sembilan Desa dalam Kecamatan Darul Hikmah terendam banjir yaitu Desa babah dua merendam 50 rumah, Desa lam tengoh merendam 25 rumah dan 50 kedai, Desa panton krueng 21 rumah, Desa ujong rimba 15 rumah, Desa paya santet 23 rumah, Desa gampong baro L 17 rumah, Desa masen merendam 25 rumah serta Desa Krung tho merendam 33 rumah.

Menurut keterangan Camat Nuri bahwa ketinggian air mencapai 60 centi meter dan terus naik terutama di Daerah Gampong Panton krueng dan sekitarnya.

" Untuk pengungsi masih nihil, namun jika air terus bertambah tidak tertutup kemungkinan akan ada yang mengungsi," kata Camat Nuri.

Sementara itu di Kecamatan Setia Bakti ada dua Desa yang terendam banjir dengan ketinggian 60-100 centi meter yaitu Desa Sapek merendam 53 rumah dan Desa Pante Kuyun merendam 30 rumah.

" Banjir akibat hujan deras dan luapan krueng Lageun," kata Ag Suhadi selaku Camat Setia Bakti, Minggu (17/5).

Ia menyampaikan bahwa untuk para pengungsi masih nihil di Kecamatannya, namun selain dua Desa yang sudah terkena banjir menurut perkiraan Desa lain juga akan terimbas karena air terus naik.

" Untuk jalur transportasi masih lancar, ada beberapa ruas jalan terkenang air antara 30 - 50 cm," kata Ag Suhadi.

Sumber:ANTARA
Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...