Ketua DPRK:

Banda Aceh Terbuka Kepada Siapapun

DSC_0049
A A A
Kita disini menghargai semua aktifitas agama selain Islam. Nggak ada disini ancam-ancam orang, dan sebagainya, sehingga natal pun setiap tahun disini berjalan damai,

BANDA ACEH - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh Arif Fadillah menyebutkan,, kota Banda Aceh selalu terbuka menerima siapapun yang datang ke kota ini, baik itu untuk melakukan kunjungan wisata maupun untuk berbagi pengalaman.

Hal demikian dikatakan Arif Fadillah pada pertemuan silaturrahmi dengan Komisi C DPRD Kota Semarang di ruang rapat paripurna DPRK Banda Aceh, Kamis (02/03).

Arif mengatakan, walaupun kota Banda Aceh menerapkan syariat Islam namun semua umat beragama bisa dengan nyaman tinggal di kota ini. Menurutnya, Syariat Islam di Banda Aceh menjadi rahmatallilalamin, sehingga nyaris tidak terdengar adanya konflik umat beragama di Banda Aceh.

“Disini kita bisa hidup berdampingan tanpa memandang suku, agama dan golongan. Kerukuan disini sangat terjaga, ini menunjukkan warga Banda Aceh memahami keberagaman,”tambahnya.

Selain itu Kata Arif, kegiatan-kegiatan hari besar keagamaan umat selain Islam juga berlangsung sukses, seperti natal, tanpa harus adanya pengamanan secara berlebihan.

“Kita disini menghargai semua aktifitas agama selain Islam. Nggak ada disini ancam-ancam orang, dan sebagainya, sehingga natal pun setiap tahun disini berjalan damai,”ujar Politisi Demokrat itu.

Arif menambahkan Kota Banda Aceh selalu terbuka untuk siapapun yang berkunjung, oleh karena itu ia berharap agar DPRD Kota Semarang ikut mempromosikan Banda Aceh kepada warganya. Banyak hal yang bisa dilihat di Banda Aceh, selain wisata alam ada wisata sejarah, juga ada wisata tsunami yang tidak ditemukan di daerah lain.

“Jadi kalau diluar ada isu-isu bahwa Banda Aceh tidak aman, tidak nyaman karena ada syariat Islam, maka kami pastikan itu tidak benar,”ujarnya lagi.

Sementara itu ketua Komisi C DPRD Kota Semarang Kadarlusman mengaku bangga dengan warga kota Banda yang mampu menerima perbedaan sehingga kehidupan umat beragamanya berjalan dengan rukun, meskipun Islam menyoritas. Hal itu menurutnya berbeda dengan apa yang dibacanya di media-media masa.

( ADV )

Penulis:Tim
Editor:AK Jailani
Fotografer:AK Jailani
Kode:47
Rubrik:AdvertorialDPRK Banda Aceh

Komentar

Loading...