Banda Aceh Terbanyak Dilaporkan ke Ombudsman

FOTO | ISTIMEWALogo Ombudsman Republik Indonesia
A A A

BANDA ACEH - Kantor Ombudsman Republik Indonesia mencatat Pemerintah Kota Banda Aceh merupakan pemerintah daerah yang terbanyak dilaporkan ke lembaga tersebut sepanjang 2016.

"Dari 23 pemerintah kabupaten/kota dan satu pemerintah provinsi di Aceh, Pemerintah Kota Banda Aceh yang paling banyak dilaporkan ke Kantor Ombudsman Republik Indonesia sepanjang 2016," kata Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh Taqwaddin di Banda Aceh, Rabu.

Taqwaddin menyebutkan, jumlah laporan masyarakat terhadap Pemerintah Kota Banda Aceh tercatat 129 laporan terkait pelayanan publik.

Selain Banda Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dengan 23 laporan, Pemerintah Kabupaten Bireuen 17 laporan, serta Aceh Singkil dan Aceh Utara masing-masing delapan dan enam laporan.

"Hampir semua pemerintah daerah di Aceh dilaporkan ke Ombudsman RI. Ini menunjukkan masyarakat semakin peduli terhadap peningkatan pelayanan publik," kata Taqwaddin.

Kendati Pemerintah Kota Banda Aceh yang terbanyak dilaporkan ke Ombudsman, kata dia bukan berarti pelayanan publik pemerintah daerah di ibu kota Provinsi Aceh itu buruk.

Menurut dia banyak masyarakat melaporkan karena Kantor Ombudsman RI Perwakilan Aceh dekat dengan mereka selain juga masyarakat peduli terhadap peningkatan pelayanan publik.

"Karena itu, Ombudsman RI mengajak masyarakat di kabupaten/kota lainnya melaporkan setiap penyimpangan pelayanan publik ataupun maladministrasi kepada Ombudsman guna ditindaklanjuti," kata Taqwaddin.

Selain itu, Taqwaddin yang juga Ketua Pokja Tim Satgas Saber Pungli Aceh ini, mendorong pemerintah daerah di provinsi ujung barat Indonesia tersebut untuk terus meningkatkan pelayanan publiknya.

"Kami juga akan semakin ketat mengawasi pelayanan publik yang diberikan pemerintah daerah kepada masyarakat. Dan ini juga bagian dari peningkatan kinerja aparatur," demikian Taqwaddin.

Sumber:ANTARA
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...