Mantan Anggota Parlemen RI Ghazali Abbas Adan menyebutkan Wali Nanggroe Memang bukan maqam (neuduek)-nya Malik Mahmud Al Haytar. Dimana seharusnya sosok Wali Nanggroe sebagai pemersatu masyarakat Aceh. Ini disampaikan Ghazali setelah Aktivis Kebudayaan sekaligus Pendiri Institut Peradaban Aceh, Haekal Afifa meminta Wali Nanggroe Aceh menegur dan memperingatkan DPRA terkait polemik yang terjadi dengan Pemerintah Aceh saat ini.

Banda Aceh Juara Lomba Literasi Se-Aceh

HUMAS PEMKO BANDA ACEHWali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menggelar seremoni khusus -dengan menerapkan protokol kesehatan- untuk menyerahkan hadiah kepada para pemenang di halaman balai kota, Kamis 3 September 2020.
A A A

BANDA ACEH – Kota Banda Aceh berhasil menjuarai Lomba Literasi Se-Aceh 2020 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh. Prestasi ini terbilang istimewa karena ditorehkan di tengah pandemi Covid-19.

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman pun menggelar seremoni khusus -dengan menerapkan protokol kesehatan- untuk menyerahkan hadiah kepada para pemenang di halaman balai kota, Kamis 3 September 2020.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Aminullah menyerahkan piala, piagam, dan uang pembinaan kepada Juara I Story Telling tingkat SD/MI se-Aceh, T Mumtaz Demusdha, siswa kelas lima MIN Model Banda Aceh, dan Perpustakaan Gampong Pineung sebagai Juara Harapan II Lomba Perpustakaan Gampong se-Aceh.

Saat menyampaikan kata sambutan, Aminullah mengungkapkan kebahagiannya karena di tengah pandemi Banda Aceh tetap mampu meraih prestasi di berbagai bidang, termasuk di bidang literasi. “Ikhtiar tidak akan pernah mengkhianati hasil. Ini bukti bahwa kita terus memberikan yang terbaik, walau di tengah pandemi sekali pun.”

Ia pun mengucapkan selamat kepada para pemenang dan berharap dapat menjadi pelopor literasi di tengah-tengah masyarakat. “Penguasaan literasi baik membaca, menulis, maupun berbicara kini menjadi faktor penting bagi generasi muda untuk meraih kegemilangan di masa depan.”

Terkhusus kepada T Mumtaz yang akan mewakili Aceh ke lomba story telling tingkat nasional, Aminullah berharap bisa mengharumkan nama daerah. “Semoga pula ananda Mumtaz bisa menjadi pemicu bagi generasi muda Banda Aceh untuk terus berkarya dan tetap produktif dengan tetap memperhatikan prokes Covid-19,” katanya.

Kepada pengelola Perpustakaan Gampong Pineung, wali kota juga menitip pesan agar terus menggelorakan budaya literasi. “Harapannya dapat dicontoh oleh seluruh perpustakaan gampong di Banda Aceh sehingga pada saatnya nanti kita akan menjadi referensi perpustakaan tingkat provinsi bahkan nasional,” katanya lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banda Aceh Alimsyah mengungkapkan pada Lomba Literasi Se-Aceh 2020, Banda Aceh berjaya di empat cabang lomba. “Dalam lomba sory telling yang digelar secara virtual kita berhasil menjadi juara satu, dan berhak mewakili Aceh di tingkat nasional pada 7 September nanti.”

“Kemudian pada cabang lomba perpustakaan sekolah tingkat SLTA, perwakilan Banda Aceh yakni MAN 1 keluar sebagai juara ketiga. Lalu Perpustakaan Gampong Pineung menyabet juara harapan kedua dalam lomba perpustakaan gampong, dan Ibu Fauziah dari MAN 1 juga dinobatkan sebagai pustakawan berprestasi, juara harapan tiga se-Aceh,” katanya.

Alimnsyah turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat khususnya para peserta yang terlibat dalam Lomba Literasi Se-Aceh 2020. “Sesuai dengan komitmen Pak Wali, ini adalah hasil kerja keras kita semua untuk mewujudkan Banda Aceh sebagai referensi budaya literasi di Aceh,” katanya seraya mengharapkan doa dari seluruh warga kota untuk ananda Mumtaz yang akan membawa nama Banda Aceh di level nasional.

Rubrik:BANDA ACEH

Komentar

Loading...