Jalan akses menuju Samar Kilang Kecamatan Syiah Utama, Kubupaten Bener Meriah lumpuh total akibat longsor dan pohon tumbang.“Mungkin kejadianya tadi malam, soalnya kemaren sore anggota saya pulang jalannya masih baik-baik saja," ungkapnya. Munurut Mustakim, longsor tersebut menimpa separuh badan jalan dengan panjang mencapai 17 meter, namun pohon-pohon dari atasnya tumbang dan menutup badan jalan sehingga jalan tersebut tidak dapat dilalui untuk saat ini.

Peduli di Tengah Pandemi

Baitul Mal Beri Bantuan Rp500 Ribu untuk Warga Miskin

BAITUL MAL BENER MERIAHBaitul Mal Kabupaten Bener Meriah menyalurkan bantuan berupa uang tunai (cash) sebanyak Rp500.000 untuk masing-masing Kepala keluaraga (KK)
A A A

BENER MERIAH - Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah telah menyalurkan bantuan berupa uang tunai (cash) sebanyak Rp500.000 untuk masing-masing Kepala keluaraga (KK) yang tergolong fakir miskin di daerah tersebut.

Ketua Baitul Mal Bener Meriah Tgk Pakamuddin menyampakan, pihaknya menargetkan ingin menyalurkan untuk 6.000 lebih kepala keluarga di seluruh Kecamatan di Bener Meriah.

“Per 28 April 2020, kami telah memberikan bantuan kepada 2.022 kepala keluarga mustahiq di 5 kecamatan, dan hari ini kami sedang memproses penyaluran bantuan untuk kecamatan Bukit," ujar Tgk Pakamuddin, Kamis (30/4/2020).

Adapun bantuan yang telah disalurkan diantaranya Kecamatan Wih Pesam sejumlah 787 KK, Bandar 737 KK, Bener Kelipah 81 KK, Mesidah 110 KK, Kecamatan Pintu Rime Gayo 346 KK.

Tgk Pakamuddin menyampaikan, mekanisme penyaluran seperti yang sudah dilakukan di beberapa Kecamatan, yaitu diberikan langsung kepada Imam desa sebagai Baitul Mal Gampong yang disaksikan oleh Reje dan Aparatur kampong lainnya, yang nantinya akan didistribusikan kepada fakir miskin yang nama-namanya sudah diusulkan Aparatur Kampung sebelumnya.

“Hal ini sesuai dengan arahan Bupati kepada kami, dimana beliau menyampaikan jangan sampai ada warga Bener Meriah yang kelaparan karena musibah covid-19. Untuk itu kami dari Baitul Mal Bener Meriah berusaha untuk menterjemahkan kepedulian dan perhatian bupati dengan menyalurkan zakat, infak dan shadaqah yang dititipkan para muzaky secara professional kepada masyarakat yang berhak menerimanya,“ jelasnya.

Ia menegaskan bahwa penerima bantuan adalah fakir miskin yang diusulkan oleh Imam sebagai Baitul Mal Kampung, beserta Reje Kampung dan Aparatur kampung yang diawasi oleh Babinsa dan Kamtibmas yang diambil sebanyak 13% dari jumlah KK setiap Kampung setelah dikurangi penerima PKH dan BPNT.

Kemudian sesuai data itu lalu dikirimkan ke Kecamatan yang selanjutnya diserahkan kepada Dinas Sosial untuk diverifikasi agar tidak terjadi kegandaan penerima bantuan PKH, BPNT dan Fakir Miskin.

“Ini beberapa Ikhtiar kami agar benar-benar bantuan ini sampai kepada yang bener-benar memerlukan dan tepat sasaran. Semoga bantuan fakir miskin ini bisa meringankan beban sebagian saudara kita, terlebih dalam kondisi ekonomi terdampak wabah covid19 seperti sekarang ini," demikian Tgk Pakamuddin

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...