Sebuah kios kecil penjual bahan eceran kelontong di depan Terminal Bus Kota Lhokseumawe ludes dilalap Api sekira pukul 14.30 WIB, terbakarnya kios tersebut diduga akibat konslet listrik lalu menyambar BBM eceran, Sabtu (8/8/2020).

Anak Semata Wayang

Ayah Wa Bersama PSM Kunjungi Balita Penyempitan Saraf

BULKHAINIPekerja Sosial Masyarakat (PSM) Tanah Jambo Aye, Akmal Daud bersama Anggota DPRA dari Partai Aceh H Ismail A Jalil atau akrap di sapa Ayah Wa mengunjungi Nurisantia (5) di Desa Lhok Merboe, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. Kamis (19/12/2019).
A A A

ACEH UTARA - Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Tanah Jambo Aye, Akmal Daud bersama Anggota DPRA dari Partai Aceh H Ismail A Jalil atau akrap di sapa Ayah Wa mengunjungi  Nurisantia (5) di Desa Lhok Merboe, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. Kamis (19/12/2019).

Nurisantia anak semata wayang dari pasangan Maheddin (45) bersama Nurhayati (37) yang mengalami penyempitan saraf.

Orang tua Nuri merupakan keluarga tidak mampu, pasalnya keseharian orang tua balita itu bekerja sebagai pengumpul barang bekas, sedangkan ibu Nuri juga mengalami cacat kaki sebelah kiri. Ibunya hanya bisa merawat anak semata wayangnya yang terbaring di atas kasur yang mengeluh kesakitan.

“Nurisantia mengalami penyakit penyempitan saraf yang sangat mengharapkan bantuan dari semua pihak untuk biaya pendampingan selama di rumah sakit,” kata Pekerja Sosial Masyarakat Tanah Jambo Aye, Akmal Daud kepada acehimage.com.

Menurut Akmal, selama ini kendala orang tuanya untuk membawa Nurisantia kerumah sakit dikarenakan tidak adanya biaya pendampingan.

"Orang tua Nuri sudah berusaha untuk mengobati anaknya kerumah sakit Cut Mutia beberapa minggu yang lalu, namun dokter di rumah Sakit Cut Mutia menyarankan agar Nuri dirujuk ke Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh,”ujar Akmal Daud.

Dikatakan Akmal, dengan faktor ekonomi atau biaya pendampingan keluarga serta biaya makan kedua orang tuanya yang menjadi kendala besar untuk merujuk anaknya berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin Banda Aceh.

"Kita terus berupaya baik dari dinas kesehatan, pemerintah daerah, anggota DPRK atau DPRA supaya bisa mengspot (membantu) biaya pendampingan di rumah sakit, begitu juga dengan lembaga sosial yang ada di Aceh Utara, Aceh umumnya untuk ikut peduli terhadap penderitaan keluarga Nurhayati dengan Maheddin," harap Akmal.

Pihak PSM, Kata Akmal terus menggalang dana dari para dermawan agar balita tersebut terus terbantu.

“Dan besok anak tersebut akan kita rujuk ke Rumah Sakit Cut Mutia dan ke Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh,” katanya.

Menurut amatan media ini, dalam kunjungan anggota DPR Aceh H Ismail A Jalil turut di dampingi oleh PSM Tanah Jambo Aye, Kapus Lhok Beuringen, Munarianti SKM, Pengusaha Grup Jaya Buah, Tgk Amat, Wakil Forum GeuchikTanah Jambo Aye, Usman Kaoy dan Keuchik Lhok Merbo, Muliadi.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...