Sebuah kios kecil penjual bahan eceran kelontong di depan Terminal Bus Kota Lhokseumawe ludes dilalap Api sekira pukul 14.30 WIB, terbakarnya kios tersebut diduga akibat konslet listrik lalu menyambar BBM eceran, Sabtu (8/8/2020).

Sosialisasi Pencegahan Saber Pungli

ASN Diminta Patuhi Aturan

SAMSUDINPemerintah daerah Kabupaten Bener Meriah melalui Bagian Hukum Setdakab, mengelar kegiatan sosialisai pencegahan satuan berantas pungutan liar (Saber Pungli) dengan pendampingan hukum luara biasa bertempat di aula sekdakab Bener Meriah. Selasa (3/12/2019).
A A A

BENER MERIAH - Pemerintah daerah Kabupaten Bener Meriah melalui Bagian Hukum Setdakab, mengelar kegiatan sosialisai pencegahan satuan berantas pungutan liar (Saber Pungli) dengan pendampingan hukum luara biasa  bertempat di aula sekdakab Bener Meriah. Selasa (3/12/2019).

Kepala bagaian (Kabag) Hukum Setdakab Bener Meriah, Samusi Purnawira Dade, SIP MSi dalam laporanya menyebutkan, guna untuk memberikan pemahaman kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemda Bener Meriah terkait bahayanya tindak pidana korupsi bagi ASN.

Untuk itu, pihaknya telah berupaya membuat layanan pendampingan hukum luara biasa sebagai layanan konsultasi dan pendampingan hukum bagi ASN di jajaran Pemerintah Bener Meriah.

Dade meminta, para ASN jangan pernah sungkan untuk  memaksimalkan layanan ini sebagai wadah  untuk berkonsultasi dan bertanya dan maupun meminta arahan pimpinan terkait kebijakan apalagi yang berkaitan dengan kegiatan.

Sementara itu, Drs Muklis Asisten I Bener Meriah dalam arahannya menyebutkan, sebagai manusia tentu tidak luput dari silap dan salah namun untuk meminalisir kesalahan perlu berhati-hati dan mengkroscek kegiatan terlebih diakhir tahun anggran agar tidak  tersandung dengan hukum.

"Periksa kelengkapan administrasi, laporan pertanggung jawaban kegiatan dengan teliti dan seksama sebelum datang yang memeriksa,”ucapnya.

Muklis menuturkan, kalau mengikuti sumpah dan janji sebagai pegawai negeri diibaratkan  berjalan di jalan tol tidak tersengol kekanan dan kekiri.

Menurutnya, sosialisai ini adalah sebagai bentuk pencegahan agar (ASN) tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum. Untuk itu bagi para peserta diharapkan mengikuti kegiatan ini dengan serius agar materi yang disampaikan narasumber  menjadi  acuan atau barometer untuk tidak berbuat korupsi.

"Karena pungli itu dalam agama pun diharmkan, olehnya manusia itu penuh dengan rambu-rambu untuk tidak melakukan hal yang dilarang," jelas Muklis.

Sementara KBO Reskrim Polres Bener Meriah Ipda Darwin S Pane salah satu pemateri kegiatan itu menyebutkan,  sekarang ini pihaknya melihat sudah banyak perebuhan di Instansi terkait pertanggung jawaban maupun mekanisme kelengkapan administrasi suatu kegiatan.

"Hal itu menunjukan keterbukaan informasi publik sudah mereka pahami, karena kalau dulu sangat sulit untuk meminta laporan administrasi kegiatan karena saat diminta pasti berdalih petugas yang menangi lagi keluar dan alasan lainnya,” kata dia.

Darwin S Pane juga menuturkan, sejak tahun 2015 lalu ada beberapa kasus operasi tangkap tanggan (OTT) terkait pungli. “Semoga kedepan tidak terjadi lagi hal-hal seperti itu,”pintanya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...