Dalam sepekan ini terlihat makin maraknya pengemis di berbagai persimpangan jalan dan warung kopi di Kota Banda Aceh. Lihat dan amatilah, ketika setiap duduk di Cafe dan saat anda berhenti di persimpangan lampu lalu lintas. Di warung kopi misalnya, setiap berselang setengah jam sekali sudah ada pengemis lain yang menghampiri para pengunjung. Tersayang jika dimalam hari banyak anak-anak dibawah umur yang melakukan aksi tersebut.

Tepis Isu Tak Siap

Arena MTQ Pidie Rampung 95 Persen

FOTO | ISTIMEWAWakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud, didampingi Kepala Dinas Perkim Pidie, Muhammad Adam, saat meninjau kesiapan proyek pembangunan mimbar utama MTQ Ke- 34 Aceh di Gampong Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, Senin (26/8).
A A A

SIGLI - Untuk menepis keraguan dari sebahagian masyarakat terhadap panitia pelaksana  Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Aceh terkait belum rampungnya pembangunan seluruh fasilitas untuk perlehatan acara MTQ tersebut.

Masyarakat melihat seakan-akan panitia  tidak mampu mempersiapkan tempat, sarana dan prasarana tepat waktu oleh panitia pelaksana.

Ternyata keraguan sebagian masyarakat Pidie itu tidak berdasar. Karena terbukti semua fasilitas yang dibangun diatas lahan 6,5 hektar di Gampong Lampeudeu Baroh, Pidie, dipastikan selesai pada 20 September 2019 mendatang.

"Insya Allah 5 hari sebelum pembukaan MTQ dimulai semua sarana dan fasitas pendukung sudah siap. Nah, itu komitmen kami dari Pemkab. Pidie," tegas Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud ST. Selasa (26/8).

Wakil Bupati juga menjelaskan bahwa di lokasi MTQ Aceh yang berada dalam satu komplek tersebut telah dibangun fasilitas lengkap seperti gedung utama yang dijadikan sentral panggung MTQ Aceh dengan kapasitas untuk 1.500 warga.

Kemudian, ada tempat khusus untuk pameran dan area parkir VIP, di areal utama itu juga telah didesain (diset) secara khusus 23 tenda yang di peruntukkan sebagai tempat bagi rombongan kafilah 23 kabupaten/kota.

"Jadi seluruh agenda pelaksanaan fasilitas MTQ nanti terpusat dalam kompleks areal yang telah dipersiapkan di atas lahan 6,5 ha, “ jelas Fadhlullah didampingi Kepala Perkim Pidie, Muhammad Adam.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Fadhlullah saat mengundang tim acehimage.com untuk meninjau ke arena utama MTQ di Gampong Lampeudeu Baroh, Pidie. Sampai dilokasi atau arena MTQ. Ia pun menjelaskan, finishing seluruh sarana dan prasarana akan tuntaskan tepat waktu.

Hingga saat ini pemerintah atau panitia terus memacu penyelesaian infrastruktur gedung pendukung seperti Gedung Olahraga (GOR) yang kini terus direhab seperti pada atap maupun dinding.

Kata wabup, pokokya sekarang pengerjaan tempat terus dipantau. Bahkan dirinya hampir setiap hari berada di lokasi.

Untuk mempercepat pengerjaan dirinya terus berada dilokasi setiap hari, maka pekerjaan hampir selesai semua.

"Kini pengerjaan paling cuma 5 persen lagi. Jadi masyarakat tidak perlu ragu atau khawatir. Karena kesuksesan pelaksanaan MTQ menjadi kebanggaan terbesar dan keharuman nama Pidie," ungkap Wabup.

Untuk kelancaran masyarakat berlalu lalang, beraktivita dan keindahan arena, kata Wabup, dibangun ruas jalan dan taman serta tempat ibadah berupa musalla. "Nah, fasilitas ini juga tinggal beberapa persen lagi rampung," katanya.

Kalau bicara taman, nanti selepas MTQ akan menjadi ruang terbuka hijau yang akan memperindah lokasi pada saat MTQ berlangsung dan menjadi taman umum  bagi masyarakt selepas MTQ.

Di tengah arena atau lokasi panitia pelaksana juga membangun sebuah tugu yang berkaligrafi Bismillah khusus, yaitu Tugu Monumen Bismillah (TMB).

“Gedung utama ini nanti akan kita beri  nama Pidie Convention Center (PCC). Tapi nanti kita akan dengar juga dari masyarakat, kira-kira apa nama yang cocok “ katanya.

Gedung tersebut diperkirakan kapasitasnya  dapat menampung 1.500 orang dan gedung ini digunakan untuk berbagai kegiatan publik, baik bagi kegiatan konser amal, wedding atau yang lainnya.

Disinggung soal rencana MTQ Provinsi Aceh ke 35 tahun 2021 kemungkinan akan diadakan di Kota Sabang, Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud mengatakan dirinya sangat mendukung.

"Namun soal bagaimana penentuan tempat itu tergantung pemerintah provinsi dan pihak terkait. Tapi yang saya dengar-dengar Sabang sangat berminat MTQ ke 35 nanti diadakan disana dan kami mendukung," tegasnya.

Penulis:HT Anwar Ibrahim
Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...