Tim Pemenangan Aceh Selatan

Apresiasi Sikap Saksi Mualem-TA Khalid

FOTO | MEDIAACEH.CORekap Suara di DPRA
A A A

BANDA ACEH - Tim pemenangan calon gubernur Aceh nomor urut 5, Muzakir Manaf-TA Khalid, wilayah Aceh Selatan mengapresiasi sikap tim pusat yang menolak pleno rekapitulasi dan memilih keluar dari ruangan saat pleno masih berlangsung di Gedung Utama DPR Aceh, Sabtu 25 Februari 2017.

Hal itu dikatakan Zulfata, salah satu tim pemenangan Mualem-TA Khalid di Aceh Selatan. Menurut dia sikap saksi Mualem-TA Khalid yaitu Adi Laweung dan Wen Rimba sudah tepat, karena dia menilai Pilkada Aceh sarat dengan kecurangan.

Zulfata menjelaskan bahwa penyelenggaraan Pilkada Aceh cacat hukum, dia mencontohkan seperti pelaksanaan Pilkada di Aceh Selatan dimana KIP daerah itu tidak mengacu pada Qanun Aceh Nomor 12 tahun 2016 tentang pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota di Provinsi Aceh.

"Mulai dari pihak KPPS, PPS, PPK hingga KIP Aceh Selatan telah menyelenggarakan Pilkada 2017 secara cacat hukum, karena tidak sesuai dengan Qanun Nomor 12 tahun 2016. Karena penyelenggara tidak memberikan hak pilih kepada masyarakat yang memiliki KK serta membatasi hak pilih masyarakat yang memiliki KTP," katanya.

Atas ketidak sesuai itu, kata Zulfata, tim pemenangan Mualem-TA Khalid di Aceh Selatan juga melakukan hal yang sama yaitu menolak hasil rekapitulasi yang digelar KIP Aceh Selatan beberapa waktu lalu.

Selain itu, Zulfata juga menuding KIP Aceh Selatan dalam menyelenggarakan pemilihan gubernur Aceh tahun 2017 tidak menjalankan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 tahun 2016. Dimana pada pasal 4 point A jelas di sebutkan bahwa pengumuman hasil penghitungan suara dari seluruh TPS harus ditempelkan ditempat umum di masing-masing gampong tempat masing-masing TPS dimaksud berada.

"Namun yang terjadi dilapangan justru rekapitulasi tersebut tidak di publikasi di tempat umum. Karena itu kami menilai bahwa penyelenggaraan Pilkada 15 Februari lalu sangat merugikan rakyat Aceh khususnya rakyat Aceh Selatan serta para kandidat mulai dari paslon nomor 1 hingga nomor 6," katanya.

Sumber:mediaaceh.co
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...