Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang melakukan penggeledahan Dinas Perhubungan Sabang dan SPBU Bypass, Rabu (2/12/2020). Penggeledahan dimulai dari pukul 10.00-13.00 WIB itu dipimpin Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sabang Muhammad Razi SH. Kegiatan penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka mencari barang bukti terkait kasus dugaan korupsi belanja BBM/Gas dan Pelumas serta suku cadang yang bersumber dari DPPA SKPD Dinas Perhubungan Sabang tahun anggaran (TA) 2019 sebesar Rp 1.567.456.331.

Antusias Siswa Belajar Tatap Muka di Lhokseumawe

SAID AQIL AL MUNAWARKepala SMPN 5 Lhokseumawe memantau siswa di hari pertama di berlakukan penerapan belajar tatap muka di ruangan belajar
A A A

LHOKSEUMAME - Sejak pandemi Covid-19 hampir melanda seluruh negara di dunia termasuk salah satunya negara indonesia. Aktivitas pendidikan Sekolah di indonesia diliburkan. Kini proses Belajar mengajar secara Tatap muka di Lhokseumawe Senin (09/11) kembali diaktifkan.

Hari pertama belajar tatap muka yang berlangsung di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Lhokseumawe Siswa diwajibkan mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan, serta pemeriksaan suhu.

"Semua siswa sebelum masuk keruangan belajar, diluar pintu sekolah, terlebih dahulu melakukan penegecekan masker dan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh,"kata Kepala SMPN 5 Lhokseuamawe Sri'Aryati MPd disela-sela meninjau siswa mengikuti belajar di ruangan.

Dijelaskan, pemeriksaan prokes dilksanakan pada pukul 07:00 masuk belajar pukul 08. di hari pertama belajar siswa hadir tepat waktu dan sangat antusias. Namun Bagi siswa yang tidak menggunakan masker, khusus pada hari pertama sekolah pihaknya juga menyediakan masker untuk dibagikan kepada semua siswa.

Sri menyebutkan, adapun mekanisme pembelajar yang dijalankan di SMPN 5 Lhokseumawe dengan sistem pembagian sift.

"Untuk klaster pertama kelas VII dua hari dan kelas VIII serta untuk kelas IX juga dua hari. Karena kami lingkungan sekolah agak padat, maka kami terapkan seperti demikian, agar terhindari kerumunan. Belajar secara tatap muka ini bertujuan untuk penguatan daring,"sebut Sri Aryati

Sementara Ketua MKKS Kota Lhokseumawe, Drs Isa Ansari menyebutkan, penerapan belajar tatap muka ini sesuai dengan keinginan dari desakan wali murid sebelumnya terhadap kepada para kepala sekolah. Dan ini seusai dengan persetujuan izin dari forkompinda Lhokseuamawe.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...