Aliansi Mahasiswa Aceh (AMA) kembali medesak Plt Gubernur untuk mempublikasikan penggunaan anggaran hasil refocusing maupun BTT dalam APBA 2020. AMA mengaku tidak berhenti menyuarakan hal tersebut sebelum tuntuntan mareka terpenuhi. Aliansi Mahasiswa Aceh memandang ada hal urgensi saat ini yang harus diprioritaskan oleh Pemerintah Aceh selama masa Pandemi COVID -19, seperti sektor kesehatan, pendidikan maupun sektor ekonomi.

Anggota DPRK Sorot Pelayanan RSUDYA

MUHAMMAD ILHAMAnggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan Yenni Rosnizar SKM
A A A

ACEH SELATAN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan Yenni Rosnizar SKM, merasa kecewa dengan kondisi pelayanan di RSUD dr Yulidin Away (RSUD YA) Tapaktuan, menyusul meninggalnya seorang warga yang berprofesi sebagai perawat saat menjalani Operasi melahirkan di RSUDYA, Jum’at (7/8/2020).

“Mungkin karena keterbatasan tenaga medis sehingga penanganan terhadap pasien menjadi tidak efektif, apalagi banyak tenaga medis yang diisolasi akibat Covid-19", Kata Yenni Rosnizar,SKM

Anggota DPRK yang membidangi kesehatan itu menilai pemerintah belum optimal dalam melindungi petugas medis yang berjuang di garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Hal ini terlihat dari sejumlah tenaga medis yang justru ikut terpapar Covid-19.

“Sebagai garda terdepan penanganan Covid-19, pekerja kesehatan adalah kelompok yang paling rentan terpapar oleh pasien di fasilitas-fasilitas kesehatan, fakta bahwa banyak dari mereka terinfeksi menunjukkan kurang optimalnya perlindungan pemerintah kepada mereka,"ucapnya.

Yeni Rosnizar juga meminta kebijakan yang lebih tegas supaya bisa memutuskan mata rantai atau meminimalisir potensi penularan, selain itu Yeni juga mendesak dan berharap kepada pemerintah Aceh Selatan untuk melakukan lock down total 14 hari.

”Tidak ada alasan buat kita untuk tidak menerima  kebijakan pemerintah daerah dalam menerapkan kebijkan PSBB,sosial distancing bahkan lock down total untuk sementara waktu karna masyarakat selama pandemi ini juga sudah menerima bantuan lansung tunai (blt) oleh pemerintah dan kebijakan ini dilakukan demi  keselamalatan dan kepentingan bersama,"jelasnya.

Ia melanjutkan, sepanjang pemerintah mampu meyakinkan masyarakat bahwa pemerintah siap menangani wabah ini. Dirnya yakin 100 persen masyarakat tidak akan panik dan melakukan tindakan irasional.

"Semoga pandemi ini cepat berlalu,  kesehatan dunia kembali pulih dan  tenaga medis kembali stabil operasionalnya,"pungkasnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...