Jalan akses menuju Samar Kilang Kecamatan Syiah Utama, Kubupaten Bener Meriah lumpuh total akibat longsor dan pohon tumbang.“Mungkin kejadianya tadi malam, soalnya kemaren sore anggota saya pulang jalannya masih baik-baik saja," ungkapnya. Munurut Mustakim, longsor tersebut menimpa separuh badan jalan dengan panjang mencapai 17 meter, namun pohon-pohon dari atasnya tumbang dan menutup badan jalan sehingga jalan tersebut tidak dapat dilalui untuk saat ini.

Longsor

Akses Lintas Aceh Timur – Galus Lumpuh

ISTIMEWAWarga melintasi longsor di Desa Leles, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (17/6/2020).
A A A

ACEH TIMUR - Menyusul terjadinya longsor di Desa Leles, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, jalan lintasan provinsi yang menghubungkan antara Peureulak (Aceh Timur) dengan Blang Kejeren (Gayo Lues), kini lumpuh total, Rabu (17/6/2020).

Akibatnya, kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat melintasinya, karena tumpukan tanah longsor dan pohon kayu mencapai lima meter dari badan jalan.

"Iya benar, saat ini masyarakat sedang mencoba melakukan pembersihan tumpukan tanah longsor di atas badan jalan, tapi sepertinya tidak maksimal, karena tidak memiliki alat berat," kata Camat Serbajadi, Syahdan.

Longsornya jalan penghubung antar kabupaten yang menjadi tanggungjawab pihak Provinsi Aceh itu. Sebagai upaya koordinasi dengan instansi terkait, pihak kecamatan mengaku sudah melaporkan bencana longsor tersebut ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Jalan dan Jembatan Wilayah II Langsa.

"Harapan kita agar Pemerintah Aceh segera menurunkan alat berat untuk melakukan pembersihan, sehingga transportasi dua arah kembali normal. Jika tidak, maka seluruh kendaraan dari arah Blang Kejeren (Galus) ke Lokop Aceh Timur, harus bermalam di lokasi longsor," kata Syahdan mengaku, pihaknya juga sudah melaporkan longsor tersebut ke Pemkab Aceh Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kepala BPBD Aceh Timur, Ashadi, membenarkan adanya laporan badan jalan terjadi longsor disejumlah titik mulai dari Desa Lokop hingga ke Desa Leles, Kec. Serbajadi. "Memang wilayah kita, tapi jalan dan jembatan sebagai sarana transportasi di jalan utama Peureulak hingga tembus ke Blang Kejeren, menjadi kewenangan Pemerintah Aceh," katanya.

Jadi, sambung Ashadi, pihaknya akan menginformasikan titik-titik longsor hingga mengakibatkan tersendatnya arus transportasi antar kabupaten itu ke UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah II Langsa.

"Berdasarkan laporan pihak kecamatan, dalam dua hari terakhir curah hujan sangat tinggi di kawasan pegunungan, sehingga terjadi longsor. Bahkan luapan sungai mengakibatkan erosi sungai semakin menjadi-jadi," jelasnya.

Agar kedepan tidak terjadi longsor, maka perlu dibangun tebing sebagai penahan longsor sepanjang jalan lintas provinsi itu, mulai dari Peunarun - Serbajadi hingga ke Blang Kejeren.

"Pembangunan jalan harus diiringi dengan pembangunan tebing sebagai penahannya, jika tidak maka longsor akan terus terjadi dan persoalan ini tidak akan selesai," tutup Ashadi

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...