KIP Aceh,

Ajak Masyarakat Kawal Rekapitulasi Suara

FOTO | ISTIMEWALogo KIP Aceh
A A A

BANDA ACEH - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh mengajak semua komponen masyarakat mengawal rekapitulasi suara Pilkada serentak 2017 guna mencegah terjadinya kecurangan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Aceh mengawal rekapitulasi suara pilkada, baik pemilihan gubernur maupun bupati wali kota. Pengawalan ini untuk mencegah terjadinya kecurangan," ajak Ketua KIP Aceh Ridwan Hadi di Banda Aceh.

Ridwan Hadi menyebutkan, saat ini rekapitulasi suara pilkada serentak di Aceh sedang berlangsung di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Rekapitulasi di PPK ini berlangsung hingga 22 Februari mendatang.

Setelah dari PPK, rekapitulasi suara dilakukan oleh KIP kabupaten/kota. Rekapitulasi KIP kabupaten/kota dijadwalkan 22 hingga 24 Februari 2017.

"Bagi KIP kabupaten/kota yang melaksanakan pilkada bupati atau wali kota akan memplenokan pasangan terpilih setelah rekapitulasi dilakukan. Sedangkan hasil pleno rekapitulasi suara pilkada gubernur akan disampaikan ke KIP Aceh," kata Ridwan Hadi.

Dan selanjutnya, KIP Aceh dijadwalnya melakukan rekapitulasi suara pada 25 hingga 27 Februari mendatang. Dari hasil rekapitulasi suara ini, KIP Aceh akan memplenokan dan menetapkan pasangan calon terpilih.

"Di setiap jenjang rekapitulasi, akan ada sertifikatnya. Sertifikat ini ditandatangani penyelenggara pilkada serta saksi-saksi pasangan calon," ungkap Ridwan Hadi.

Menyangkut beberapa hasil perhitungan cepat yang dilakukan sejumlah lembaga, termasuk pasangan calon, Ridwan Hadi menegaskan hal itu hanya sebatas informasi dan pedoman, bukan menjadi patokan.

"Penetapan pasangan calon terpilih dilakukan melalui rekapitulasi per jenjang, mulai dari TPS, PPS, PPK, dan KIP kabupaten/kota dan provinsi, bukan berdasarkan hasil perhitungan cepat," kata Ridwan Hadi.

Senada juga diungkapkan Robby Syah Putra, komisioner KIP Aceh. Ia mengatakan KIP Aceh tidak bisa memberikan pandangan terhadap hasil penghitungan cepat pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh.

"Kami tetap memedomani hasil rekapitulasi suara yang ditetapkan KIP kabupaten/kota dalam rapat pleno. Dan bukan berdasarkan hasil perhitungan cepat atau quick count," kata Robby Syah Putra.

Sumber:ANTARA
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...