Ahok Ditantang Ungkap Bukti Percakapan SBY dengan Ma’ruf Amin

FOTO | ISTIMEWAAnggota Komisi III DPR | M. Nasir Djamil
A A A

JAKARTA - Dampak dari pernyataan tim hukum Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau dikenal Ahok di persidangan perkara penistaan agama membuat banyak pihak kerepotan. Tim hukum Ahok dalam persidangan mengungkapkan memiliki bukti adanya percakapan antara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ma'ruf Amin melalui telepon.

Maka itu Ahok bersama tim hukumnya diminta bertanggung jawab untuk membuktikan adanya percakapan tersebut. Apalagi, dalam persidangan tersebut Ahok juga menuding Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ma'ruf Amin berbohong.

"Mereka bilang buktinya dari Tuhan. Kalau Ahok bisa buktikan tetap ‎ada hukumnya, apalagi dia tidak bisa buktikan," ujar anggota Komisi III Nasir Djamil.

Atas sikap dan ulahnya, dia menyindir Ahok dengan dua pepatah lama. Pertama kata dia, Mulutmu Harimaumu dan yang kedua, Ibarat Makan Buah Simalakama. (SBY Sebut Penyadapan Ilegal Adalah Kejahatan)

"‎Selama ini Ahok petantang petenteng, arogan karena ada orang kuat di negeri ini di belakang dia," ucapnya.

Dalam persidangan perkara penistaan agama, tim hukum Ahok mengungkap adanya pembicaraan antara Presiden keenam Indonesia SBY dengan Ma'ruf Amin melalui telepon. Pernyataan ini langsung menuai polemik, karena yang bisa melakukan penyadapan komunikasi seseorang melalui telepon adalah institusi resmi negara yang diatur dalam perundang-undangan.

Sumber:sindonews.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...