Eks Agen CIA:

Agen Mata-mata AS Ingin Jatuhkan Trump

FOTO | ISTIMEWAPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump
A A A

WASHINGTON - Seorang mantan agen CIA memperingatkan bahwa agen mata-mata tengah berkomplot melawan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Mereka mencoba untuk menjatuhkan Trump dengan menahan atau membocorkan informasi sensitif.

"Beberapa laporan menunjukkan bahwa mantan rekan-rekan saya di komunitas intelijen telah memutuskan bahwa mereka harus membocorkan atau menyembunyikan informasia rahasia untuk mengganggu koneksi antara Preside Trump dengan Pemerintah Rusia," kata Bryan Dean Wright, anggota dari Partai Demokrat, dikutip dari Independent, Selasa (21/2/2017).

Wright juga menyalahkan beberapa mata-mata dalam komunitas intelijen yang melampaui tugas mereka dan mengganggu demokrasi AS. Ia juga menyerang orang-orang yang mempunyai rencana terhadap Presiden AS. Ia menuduh mereka telah melanggar hukum dan melakukan pengkhianatan.

"Namun, beberapa mata-mata Amerika memutuskan bahwa itu tidak cukup. Untuk alasan kebenaran sesat atau kebencian partisan, mereka telah menjadikan diri mereka menjadi hakim, juri, dan algojo. Mereka telah dituntut kasus mereka dipengadilan opini publik," katanya.

"Agen mata-mata yang berkomplot melawan Presiden Trump melanggar hukum AS. Mereka melanggar sumpah mereka. Dan mereka melakukan makar untuk memperbaiki (apa yang dianggap) pengkhianatan. Mereka mungkin tidak melihat seperti itu, tentu saja," imbuhnya.

Pernyataan ini muncul setelah Wall Street Journal melaporkan para pejabat AS dan intelijen menyembunyikan informasi sensitif dari Presiden Trump karena kekhawatiran informasi itu bisa bocor atau dikompromikan.

"Ikatan yang kuat dugaan antara Mr Trump dan pemerintah Presiden Putin telah menciptakan ketidakpercayaan dalam komunitas intelijen," kata sumber-sumber resmi.

Sumber:sindonews.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...