Seorang pasien berstatus dalam pengawasan (PD) berinisial M (60), warga sebuah desa di Kabupaten Aceh Barat, meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Pasien perempuan ini meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis sejak awal Juli lalu, setelah dirujuk dari RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat pada Jumat (3/7) sore jelang petang.

Abdya Diprediksi Bakal Terpilih Sebagai Pusat KEK Barat-Selatan

FOTO | ANTARATim persiapan pembentukan KEK barat-selatan Aceh meninjau Teluk Surin di Aceh Barat Daya, Kamis (15/8/2019)
A A A

ACEH BARAT DAYA - Teluk Surin di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) diprediksi bakal terpilih sebagai pusat pengembangan Kawasan Industri Terpadu (KIT) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) barat-selatan Aceh, sehingga masyarakat daerah itu diminta untuk sama-sama mendoakannya.

"Saya sudah punya komitmen dengan Pak Gubernur, dan saya butuh dukungan politik dan dukungan kita semua untuk tujuan bersama,” kata Bupati Abdya Akmal Ibrahim dalam sebuah acara yang digelar oleh Pemuda Pancasila kabupaten Abdya, di Blangpidie, belum lama ini.

Dalam kesempatan itu, Bupati Akmal merasa sangat yakin jika Teluk Surin yang terletak di Desa Lama Tuha, Kuala Batee bakal terpilih sebagai pusat pengembangan KEK/KIT barat-selatan, karena memiliki lahan yang cukup luas dan telah tersedianya infrastruktur jalan lebar 30 meter.

"Saya yakin, apabila objektif data, maka 99 persen Abdya akan terpilih sebagai pusat pengembangan KEK barat selatan Aceh, karena Teluk Surin itu sudah saya tetapkan dengan SK bupati pada tahun 2008, makanya BPN tidak boleh mengeluarkan sertifikat tanah di kawasan itu,” tuturnya.

Menurut penuturan Bupati Akmal, harapan besar Kabupaten Abdya untuk melangkah ke arah yang lebih maju dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat sangat tergantung pada keberadaan KEK terutama jika Teluk Surin terpilih sebagai pusat pengembangannya KEK/KIT barat-selatan Aceh.

"Kalau Abdya maju, pusat KEK di sini bukan saya yang untung, tetapi anak cucu kita kelak.  Tetapi kenapa kadang-kadang saya dibully seolah-olah itu program pribadi saya. Karena saya pemimpin makanya saya dorong daerah ini agar perekonomian lebih maju masa akan datang," ucapnya.

Akmal berkata, jika berbicara masalah efisiensi ekonomi, Kabupaten Abdya cukup strategis untuk pusat pengembangan KEK barat-selatan karena keberadaan daerah ini persis di tengah-tengah delapan kabupaten/kota, dan sangat berdekatan dengan kawasan lintas tengah Aceh.

"KEK itu ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah (PP) diatas Keppres. Jadi, begitu ditetapkan, maka seluruh instrumen negara harus mendukung KEK itu. Makanya saya mengajak semuanya agar sama-sama kita memperjuangkan KEK ini, karena saya yakin, apabila objektif data, maka 99 persen Insyaallah kabupaten kita terpilih sebagai pusatnya," katanya.

Sebelumnya, rombongan tim persiapan pembentukan KEK barat-selatan dari Provinsi Aceh telah turun langsung ke Teluk Surin dan mereka mengaku sangat antusias setelah melihat kawasan itu. Selain telah tersedianya sejumlah infratsruktur pendukung juga memiliki lahan yang luas.

"Kami tim dari provinsi sangat antusias dengan kondisi Teluk Surin yang kita lihat, ditambah lagi dengan lahan yang sangat luas dan lokasi yang cukup mendukung (strategis) ditambah lagi jalan lebar 30 meter," tutur salah seorang tim, Surya Putra.

Surya Putra selaku sekretariat mewakili ketua tim persiapan pembentukan KEK barat-selatan menambahkan, bahwa lokasi Teluk Surin bukan saja cocok untuk pusat KEK, akan tetapi juga sangat cocok sebagai tempat wisata.

"Hari ini kami melihat kesiapan Abdya sebagai calon pusat KEK/KIT barat-selatan. Ternyata disini, memiliki potensi yang sangat besar, hanya saja selama ini tidak tergarap secara optimal," kata anggota tim lainnya, Zulkifli Hamid Paloh.

Sumber:ANTARA
Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...