Personel Satuan Reskrim Polres Aceh Timur menangkap pelaku diduga merampas telepon genggam seorang gadis di kabupaten itu serta memperkosanya. Kasubbag Humas AKP Muhammad Nawawi di Idi, Minggu, mengatakan tersangka berinisial SA (23) warga Tano Ano,[ Kecamatan Idi, Aceh Timur. Sedangkan korban berinisial LI (18), warga Kecamatan Darul Ihsan, Aceh Timur.

Kapal yang Ditumpangi Rusak

94 Warga Rohingya Diselamatkan dari Laut Aceh

ISTIMEWAWarga etnis Rohingya terkatung-katung di laut Aceh
A A A

BANDA ACEH - Puluhan warga Rohingya diselamatkan nelayan dari perairan Aceh Utara. Mereka diduga terkatung-katung di laut setelah kapal yang mereka tumpangi rusak.

"Kapal KM Nelayan 2017.811 yang mengangkut WNA (warga negara asing) mengalami kerusakan di lokasi lebih kurang 4 mil dari pesisir Pantai Seunuddon Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara. Sekarang masih di laut," kata Kapolsek Seunuddon, Iptu M Jamil, kepada wartawan, Rabu (24/6/2020).

Menurutnya, ada 94 warga warga Rohingya yang ditemukan nelayan Aceh Utara pada Senin (21/6) sore. Saat itu, katanya, ada 3 nelayan yang melihat kapal berisi puluhan orang rusak dan hampir tenggelam.

Ketiga nelayan itu kemudian merapat dan mengevakuasi puluhan warga etnis Rohingya ke kapal. Jamil menjelaskan, berdasarkan laporan awal, jumlah warga Rohingya yang diselamatkan terdiri dari 15 orang laki-laki dewasa, 49 perempuan dan 30 anak-anak.

"WNA tersebut kemudian hendak dibawa ke daratan. Namun dalam perjalanan, kapal nelayan ini mengalami kerusakan. Kita dapat informasi keberadaan WNA ini pagi tadi," jelas Jamil.

Personel Polres Aceh Utara dan TNI serta pihak terkait saat ini sedang menuju ke lokasi kapal nelayan yang mengangkut Rohingya. "Kita sedang mengecek ke lokasi. Infonya jumlah WNA Rohingya 94 orang," ujar Jamil.

Sumber:detik.com
Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...