Menteri Komunikasi dan Informatika,

60 Juta SIM Card Berhasil Teregistrasi

FOTO | BeritasatuMenteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara
A A A

Kalau misalnya ingin tahu apakah NIK kita telah disalahgunakan untuk registrasi, operator akan menyiapkan fitur untuk cek NIK. Selain itu, saya juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak gampang membagikan data pribadi seperti Kartu Keluarga ke media sosial. Kan tidak mungkin KK kita ada di internet kalau tidak kita bagikan,

Rudiantara Menteri Komunikasi dan Informatika

JAKARTA - Di tengah maraknya peredaran berita-berita bohong (hoax) yang menyarankan tidak melakukan registrasi kartu prabayar, kepatuhan masyarakat untuk melakukan registrasi nyatanya masih tetap tinggi.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyampaikan, sejak resmi diberlakukan 31 Oktober 2017, registrasi kartu prabayar yang divalidasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK) per tanggal 15 November 2017 telah mencapai 60 juta SIM card.

"Sampai dengan pukul 00.00 WIB, yang telah melakukan registrasi kartu prabayar sudah mencapai 60 juta SIM card. Pencapaian ini termasuk cepat, dan kami yakin bisa mencapai target," kata Rudiantara, di sela acara Gerakan Menuju 100 Smart City, di Jakarta, Rabu (15/11).



style="display:block"
data-ad-client="ca-pub-0131857398388132"
data-ad-slot="5922984227"
data-ad-format="auto">

Untuk pelanggan lama, batas akhir registrasi ulang kartu prabayar adalah 28 Februari 2018. Apabila pelanggan tidak melakukan registrasi sampai dengan tanggal tersebut, akan dikenakan pemblokiran secara bertahap, dan akan diblokir total pada 28 April 2018.

Untuk mencegah penyalahgunaan NIK dan KK oleh orang lain saat registrasi, Menkominfo mengatakan paling lambat akhir November 2017, operator telekomunikasi juga akan menyiapkan fitur khusus yang bisa mengecek nomor telepon yang telah terdaftar dengan NIK dan KK kita, sehingga bila nantinya ada nomor yang tidak dikenal dan telah menyalahgunakan NIK serta KK, hal tersebut bisa langsung ditanggulangi.

"Kalau misalnya ingin tahu apakah NIK kita telah disalahgunakan untuk registrasi, operator akan menyiapkan fitur untuk cek NIK. Selain itu, saya juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak gampang membagikan data pribadi seperti Kartu Keluarga ke media sosial. Kan tidak mungkin KK kita ada di internet kalau tidak kita bagikan," ujar Rudiantara.

 

Sampai dengan pukul 00.00 WIB, yang telah melakukan registrasi kartu prabayar sudah mencapai 60 juta SIM card. Pencapaian ini termasuk cepat, dan kami yakin bisa mencapai target,
Kode:47
Sumber:beritasatu.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...