Kabar Sarkawi yang berencana mengundurkan diri dari jabatan Bupati Bener Meriah semakin santer hingga sampai ke telinga mantan Bupati Bener Meriah Ahmadi yang sedang menjalani sisa masa tahannya. Oleh karena itu, melalui istrinya Nurhasanah meminta penjelasan kepada Abuya Sarkawi terkait ikhwal tersebut.

5 Cara Cegah Gangguan Pencernaan Saat Puasa

ShutterstockBerpuasa membuat seseorang rentan terkena gangguan pencernaan
A A A

JAKARTA- Mencegah gangguan pencernaan saat puasa menjadi salah satu upaya agar ibadah puasa di bulan Ramadhan dapat berjalan lancar. Karena banyak kebiasaan buruk yang menyebabkan gejala gangguan pencernaan saat sedang berpuasa.

Cara mencegah gangguan pencernaan saat puasa sebenarnya hampir sama dengan cara menjaga pencernaan pada umumnya, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam cara mencegah gangguan pencernaan saat puasa ini. Terutama karena adanya kendala pada waktu makan dan minum.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa cara untuk mencegah gangguan pencernaan saat puasa.

1. Kurangi konsumsi makanan tinggi lemak
Walaupun lemak memang merupakan salah satu senyawa yang dibutuhkan oleh tubuh, namun dalam mengkonsumsinya perlu diatur dan perlu memilih jenis lemak yang akan masuk kedalam tubuh tersebut. Hindari gorengan dengan tepung yang memiliki kandungan lemak jahat yang cukup tinggi.

Karena, makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi justru akan memperlambat proses pencernaan makanan pada tubuh. Dan, apabila makanan dengan kandungan lemak tinggi tersebut terus dikonsumsi padahal asupan makan Anda tetap dalam jumlah banyak, maka akan mudah sekali timbul gejala seperti perut kembung dan sakit perut.

Sebagai cara pencegahannya, ada baiknya mengganti asupan lemak dengan jenis lemak sehat. Beberapa contoh dari lemak sehat seperti ikan salmon, alpukat, tuna, dan kacang almond. Karena, selain sehat, jenis lemak tersebut mengandung omega-3 yang baik bagi kesehatan otak. Tapi, tetap batasi jumlah konsumsinya ya.

2. Perbanyak konsumsi serat
Serat memiliki sifat penyerapan air yang baik. Sifat tersebut yang akan membantu menyerap air dan membuat feses menjadi lunak. Di sisi lain, serat juga dapat meningkatkan kinerja dari gerakan peristaltik pada usus. Hal tersebut yang akan menyebabkan makanan yang Anda konsumsi menjadi lebih mudah dicerna dan Anda juga akan terhindar dari penyakit sembelit.

Agar kebutuhan serat tersebut dapat terpenuhi, Anda bisa mengonsumsi berbagai jenis sayuran hijau, jenis kacang-kacangan, buah, dan makanan dengan kandungan gandum utuh.

3. Konsumsi minuman probiotik
Probiotik merupakan jenis bakteri baik yang akan membantu sistem pencernaan dalam mengurangi jumlah bakteri buruk yang ada di dalam pencernaan. Saat ini sudah sangat banyak minuman probiotik yang bisa ditemukan di supermarket sekitar Anda. Jenisnya pun bermacam-macam, dan umumnya berasal dari minuman yang memiliki kandungan yogurt.

4. Cukupi asupan cairan
Selama berpuasa, salah satu yang menjadi tantangan adalah dalam memenuhi asupan cairan pada tubuh. Karena, Anda hanya dapat makan dan minum di waktu buka hingga sahur. Lalu bagaimana agar asupan cairan pada tubuh kita dapat terpenuhi?

Rata-rata tubuh manusia membutuhkan 7-8 gelas air putih setiap hari. Dan saat puasa, bisa menggunakan metode 2, 4, 2. Metode ini maksudnya adalah 2 gelas pada saat berbuka, 4 gelas pada waktu malam hari hingga sebelum tidur, dan 2 gelas saat sahur. Karena dengan begitu pencernaan Anda pun juga akan terjaga.

5. Kunyah dengan benar
Mungkin terdengar remeh, namun jika tidak mengunyah makanan dengan baik dan terkesan makan dengan terburu-buru, maka akan berisiko dan dapat menyebabkan organ pencernaan menjadi sulit untuk mencerna nutrisi. Dengan kata lain, nutrisi yang terdapat pada makanan tersebut akan terbuang sia-sia.

Dalam mengunyah makanan, sangat dianjurkan untuk mengunyah makanan tersebut sebanyak 32 kali. Tujuannya tentu agar lebih benar-benar halus. Akan tetapi, aturan mengunyah tersebut disesuaikan dengan jenis makanan yang kita konsumsi.

Misalkan jenis makanan yang dikonsumsi adalah jenis makanan lunak seperti bubur, maka akan lebih sebentar. Tetapi, jika yang Anda konsumsi adalah jenis makanan olahan dari daging seperti steak, maka perlu lebih dari 32 kali mengunyah untuk memastikan daging tersebut benar-benar lunak sebelum masuk ke dalam lambung.

Sumber:detik.com
Rubrik:KESEHATAN

Komentar

Loading...