Israel Bombardir Hamas

4 Tewas di Jalur Gaza

AFPKetegangan di Jalur Gaza.
A A A

JAKARTA - Sepekan terakhir ini ketegangan meningkat tajam di Jalur Gaza. Dilaporkan, Jumat (20/7), pesawat dan tank Israel melepaskan serangkaian tembakan ke arah pasukan di perbatasan, tiga anggota sayap Hamas tewas. Selain itu, seorang warga Palestina tewas ditembak.

Sebuah pernyataan militer Israel mengatakan, tembakan dilepaskan ke arah pasukan saat terjadi protes baru di sepanjang perbatasan Gaza-Israel dan "sebagai tanggapan ... pesawat dan tank menargetkan sasaran militer di sepanjang Jalur Gaza."

Tidak disebutkan apakah ada tentara Israel yang terluka dalam penembakan itu. Militer Israel mengatakan bahwa pesawat dan tanknya telah menargetkan "delapan pos militer" milik Hamas.

Gejolak itu adalah yang terbaru, yang meningkatkan ketakutan akan konflik yang lebih luas antara Israel dan penguasa Gaza Hamas, yang telah berperang tiga kali sejak 2008.

Akhir pekan lalu terjadi saling serang paling sengit antara Israel dan militan Palestina di Gaza sejak perang tahun 2014, yang menimbulkan kekhawatiran akan konflik lain.

Israel memukul puluhan situs yang dikatakan milik militan di Jalur Gaza dalam serangan Sabtu, dan menewaskan dua remaja Palestina.

Pada hari yang sama, sekitar 200 roket dan mortir ditembakkan ke Israel dari Gaza dan empat warga Israel terluka ketika sebuah roket menghantam sebuah rumah di kota Sderot Israel di dekatnya.

Sejak protes pecah pada 30 Maret, setidaknya 149 warga Palestina telah tewas. Sebagian besar ditembak selama demonstrasi dan bentrokan di sepanjang perbatasan, tetapi yang lain tewas dalam serangan udara atau oleh tembakan tank.

Balon pembakar
Selama lebih dari seminggu terakhir ini, menurut pihak berwenang Israel, layang-layang dan balon pembakar yang diluncurkan dari Gaza telah membakar lebih dari 2.600 hektare ilayah Israel.

Serangan itu mendapat balasan dari tentara Israel. Mereka melepaskan sejumlah tembakan ke kelompok yang meluncurkan perangkat tersebut.

Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengancam, jika Hamas tidak menghentikan layang-layang dan balon yang diluncurkan itu maka akan dilaksanakan operasi skala besar di Jalur Gaza.

Televisi Israel minggu ini menyiarkan rekaman manuver pelatihan militer untuk serangan ke Jalur Gaza.

Bahkan, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu Netanyahu meninjau wilayah perbatasan untuk pertama kalinya sejak awal bentrokan.

Pejabat pemerintah seperti Menteri Pendidikan Naftali Bennett dan Menteri Keamanan Internal Gilad Erdan menyerukan serangan sistematis pada peluncur layang-layang.

Israel juga semakin memperketat blokade Gaza dengan menutup satu-satunya penyeberangan barang, menangguhkan pengiriman minyak dan gas.

Kode:47
Sumber:beritasatu.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...