Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh Sulaiman SE menyarankan kepada eksekutif yang ingin menyusun panduan protokol kesehatan dalam rangka menyambut New Normal di Aceh agar memasukan sejumlah kebutuhan kesehatan masyarakat untuk meningkatkan imunitas tubuh bagi masyarakat.

342 Peserta KPM STAIN Meulaboh Dibekali IT

VINDA EKA SAPUTRASebanyak 342 peserta Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh tahun akademik 2019/2020 mengikuti pembekalan KPM di aula kampus setempat
A A A

ACEH BARAT - Sebanyak 342 peserta Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh tahun akademik 2019/2020 mengikuti pembekalan KPM di aula kampus setempat, Rabu (11/03/ 2020).

Kegiatan yang berlangsung 10 sampai 11 Maret 2020 itu mengusung tema Pengembangan IT Gampong Berbasis Sistem Informasi Gampong (SIGAP) kerjasama dengan KOMPAK.

STAIN Meulaboh kali ini menerapkan pembekalan berbasis tematik yang nantinya 40 dari 342 peserta mendapatkan pembekalan khusus mengenai IT.

Ke 40 mahasiswa yang terpilih telah melewati serangkaian tes yang menunjukkan kemampuan IT yang cukup baik. Mereka akan ditempatkan untuk mendampingi operator gampong dan membantu melakukan pemetaan potensi gampong.

Peserta KPM STAIN Meulaboh 2020 kali ini ditempatkan di Kecamatan Arongan Lambalek dan Woyla Barat. Dengan pembagian 20 Desa di setiap kecamatan.

Sementara itu, Ketua STAIN Meulaboh, Dr Inayatillah sembari membuka acara pembekalan mengingatkan mahasiswa untuk aktif serta dapat membawa perubahan dengan kemampuan atau ilmu yang telah diperoleh selama masa pendidikan.

Inayatillah menambahkan, bagi 40 mahasiswa KPM yang telah dilatih khusus untuk jadi operator SIGAP di setiap gampong agar terus belajar dan mengasah kemampuannya, selebihnya diharapkan tetap terus mensupport dan bekerjasama demi kemajuan sistem informasi di setiap gampong yang ditempati.

"Terlepas dari kegiatan prioritas itu, mahasiswa KPM juga diharuskan berperan aktif dikalangan masyarakat baik itu dibidang keagamaan hingga membantu kegiatan gampong dan berperan dalam manajemen gampong lainnya," tambah Inayatillah.

Dengan adanya terobosan yang baru ini, diharapkan ketika mahasiswa KPM berada di masing-masing gampong dapat membuat perubahan, sehingga dapat dikenang oleh masyarakat tentang apa yang telah dilakukan selama melaksanakan kegiatan KPM.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M), Ade Kurniawan MPd selaku ketua pelaksana mengatakan, pembekalan yang diikuti 342 peserta terdiri dari 79 orang laki-laki dan 263 orang perempuan kali ini terbagi dalam dua sesi.

"Untuk sesi pertama pada hari Selasa, 10 Maret 2020 diikuti 162 peserta untuk ditempatkan di Kecamatan Arongan Lambalek dan dilanjutkan sesi kedua pada hari Rabu, 11 Maret 2020 sebanyak 180 peserta untuk di kecamatan Woyla Barat," ujar Ade.

"Pemberangkatan mahasiswa KPM akan kita laksanakan pada hari Kamis, 12 Maret 2020, selanjutnya peserta akan ditempatkan di Gampong KPM masing-masing selama 45 hari," jelas Ade.

Kegiatan yang berlangsung, juga turut dihadiri perwakilan Ketua Jurusan, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ketua jurusan di lingkungan Kampus Stain Meulaboh, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh, Kominfo, DPMG Aceh Barat, perwakilan Camat dan polsek masing-masing kecamatan.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...