BPKS Siapkan Layanan Satu Pintu

Peserta Sabang Marine Mulai Berdatangan

FOTO | ISTIMEWASabang Marine Festival 2017
A A A
Unit Manajemen Kepelabuhanan BPKS telah memfasilitasi QICP (Karantina, Imigrasi, Bea dan Cukai, Syahbandar) untuk bekerja satu pintu, sehingga proses cheking kapal hanya berjalan paling lama 90 menit. Perkiraan kita, proses registrasi hanya membutuhkan waktu hanya 50 menit. Ini merupakan wujud kerjasama yang baik menciptakan layanan satu pintu untuk QICP,

SABANG - Jelang hari pembukaan Sabang Marine Festival yang akan berlangsung pada Hari Jum'at (21/4), sedikitnya 14 kapal layar wisata (Yacht), Senin (17/4) kemarin mulai tiba di Pelabuhan Sabang dan sedang melakukan proses registrasi dengan tim CIQP (Karantina, Bea dan Cukai, Imigrasi serta Syahbandar-red).

Ke-empat belas kapal tersebut masing-masing, Kiwi Dream, Roke, Saltire, Aku Ankka, Katy DID, Drifter, Emalina, Rest Less. Wairima, Astarte, Timshal, Torapa, Morning Star, Captain Jack dan Mariposa dengan jumlah turis 40 orang.

"Peserta berasal dari berbagai negara seperti Inggris, Amerika, Netherland, Australia, New Zealand, France dan Jerman," ujar Ketua Panita Sabang Marine Festival 2017, Fauzi Umar.

Dikatakan, pada tahun ini pihak penyelenggara memprediksikan peserta Sabang Marine 2017 akan meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.

"Kita perkirakan jumlah ini akan terus bertambah, kita tunggu kedatangan kapal-kapal lain. Tahun lalu ada 20 peserta, tahun ini yang mendaftar 36 yacht sudah konfirmasi dan mereka akan tiba dalam beberapa hari ini sebagaimana yang telah dijadwalkan," ujar Ketua Panitia Fauzi Umar.

Menyangkut dengan rangkaian kegiatan, Fauzi menjelaskan kegiatan Sabang Marine Festival akan dirangkai dalam berbagai kegiatan seperti permainan rakyat (bakiak, balap karung, tarik tambang, panjat pinang-red), lomba dayung, para motor serta hiburan lainya.

"Semua kegiatan ini akan dilaksanakan sejak tanggal 19-23 April mendatang. Kita harapkan para peserta dari luar negeri ini dapat berbaur dengan masyarakat untuk mengikuti lomba-lomba rakyat yang kita laksanakan," harapnya.

Selain itu, Deputi Komersial dan Investasi, Syafrudin Chan mengatakan, kegiatan ini dalam rangka untuk memperkenalkan potensi kelautan dan keindahan Sabang pada dunia internasional dan juga memperkenalkan dermaga "Marina Lhok Weng" kepada komunitas pelayar dunia.

"Disamping juga untuk menambah angka kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia, menjadikan Sabang sebagai destinasi tujuan wisata yacht dalam rangka meningkatkan devisa negara serta membuka lapangan kerja pada masyarakat pencari kerja sektor pariwisata," jelas Fauzi.

Layanan Satu
Dalam rangka menyukseskan kegiatan Sabang Marine Festival 2017 (SMF) yang akan berlangsung pada tanggal 19-23 April mendatang, BPKS siapkan layanan satu pintu untuk melayani chek in kapal-kapal yacht.

Layanan satu pintu itu sendiri bertujuan untuk memudahkan dan mempercepat proses registrasi yang dilakukan tim QICP (Karantina, Imigrasi, Bea dan Cukai, Syahbandar) untuk kapal-kapal yang masuk ke Sabang.

"Unit Manajemen Kepelabuhanan BPKS telah memfasilitasi QICP (Karantina, Imigrasi, Bea dan Cukai, Syahbandar) untuk bekerja satu pintu, sehingga proses cheking kapal hanya berjalan paling lama 90 menit. Perkiraan kita, proses registrasi hanya membutuhkan waktu hanya 50 menit. Ini merupakan wujud kerjasama yang baik
menciptakan layanan satu pintu untuk QICP," jelas Deputi Komersial dan Investasi, Syafruddin Chan.

Peran fungsi pemerintah di pelabuhan yaitu karantina, imigrasi, Bea dan Cukai serta Syahbandar selama ini telah berperan dengan baik dalam memberikan pelayanan chek in bagi kapal-kapal yang masuk kepelabuhan sabang.

"Diharapkan pula, dengan pelayanan maksimal ini dapat wujudkan imej positif bagi kapal-kapal asing yang singgah ke Sabang," harapnya.

Editor:AK Jailani
Kode:47
Sumber:Release
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...