Ingat Bunda,

Motorik Kasar Tentukan Perkembangan Motorik Halus Anak

FOTO | ISTIMEWAIlustarsi
A A A
Motorik kasar bisa meningkatkan body awareness dan ini berkaitan sama konsentrasi anak. Dia tahu apa yang dia lakukan bahaya apa nggak, mampu bilang sesuatu itu dingin atau panas, kemudian melatih keseimbangan mereka. Kalau kita bicara motorik kasar, kita bicara soal bermain. Mengeksplorasi dunia mereka lewat bermain itu cara utama supaya mereka bergerak,

JAKARTA - Motorik halus berkaitan dengan motorik kasar. Sehingga, jika ingin anak memiliki kemampuan motorik halus yang baik, maka kemampuan motorik kasarnya pun mesti optimal.

Ingat, otot-otot besar berkembangnya lebih awal daripada otot-otot kecil. Maka dari itu, anak mesti bisa berlari lebih dulu daripada menulis. Demikian disampaikan psikolog anak dan remaja dari RaQQi - Human Development and Learning Centre, Ratih Zulhaqqi.

"Anak harus bisa melompat lebih dulu daripada menggunting. Nah, perkembangan motorik halus nggak akan oke kalau motorik kasarnya nggak optimal," tutur Ratih di sela-sela Marchvelous yang digelar BCMarch di Plaza City Tower, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (8/4/2017).

Nah, untuk melatih kemampuan motorik kasar anak, berbagai hal menyenangkan bisa dilakukan orang tua bersma anak. Misalnya, mengajak anak jalan-jalan kemudian membuat lingkarang kecil dan besar dengan berdiri dan bergandengan tangan. Jika mau yang lebih menantang, Ayah dan Ibu bisa membuatkan garis lurus anak di lantai misalkan dengan selotip atau benda lain.

"Minta anak berjalan mengikuti garis lurus itu. Ini melatih keseimbangan anak. Kalau sudah agak besar, anak bisa diminta jalan di papan titian. Mengajak anak lari-lari, berguling-guling, berayun juga bisa mengasah motorik kasarnya," tambah Ratih.

Namun, untuk berayun dikatakan Ratih pada beberapa anak dengan masalah sensori dia bisa takut berayun karena dia merasa tidak tahu apa yang akan ia alami jika berayun. Tapi, jika dilatih anak bisa jadi berani karena ketika anak berani, berarti kemampuan sensorinya sudah seimbang.

Kegiatan lain untuk mengasah motorik kasar anak di antaranya mengajak anak bergoyang sambil mendengarkan musik hingga anak belajar mengikuti instruksi dan bergerak. Kemudian, melempar, menangkap, dan menendang bola.

"Motorik kasar bisa meningkatkan body awareness dan ini berkaitan sama konsentrasi anak. Dia tahu apa yang dia lakukan bahaya apa nggak, mampu bilang sesuatu itu dingin atau panas, kemudian melatih keseimbangan mereka. Kalau kita bicara motorik kasar, kita bicara soal bermain. Mengeksplorasi dunia mereka lewat bermain itu cara utama supaya mereka bergerak," tutur Ratih.

Kode:47
Sumber:health.detik.com
Rubrik:Kesehatan

Komentar

Loading...