Uji Calon Komisioner KPU

Beda Pendapat Calon Anggota Baru

FOTO | DETIK.COMIlustrasi
A A A
Dua hal institusional dan KPU nggak boleh terlibat aktif dalam aktivitas yang ada, terbebas dari tekanan, intervensi apapun dalam pengambilan keputusan itu bahwa ruang keputusan itu melayani bapak-ibu sekalian. Itu diberikan mekanisme yang adil dan setara,

JAKARTA - Salah satu poin yang ditanyakan DPR ke calon anggota KPU adalah makna mandiri dalam kerja KPU. Calon anggota KPU asal Sumatera Utara Evi Nofida Ginting Manik menyebut sebagai mitra DPR, KPU perlu menjalin komunikasi yang baik.

"KPU dan DPR mitra kerja yang perlu komunikasi yang baik. Dalam jalankan tugas, KPU dapat dukungan kuat dari DPR. KPU sebagai pelaksana UU perlu lakukan konsultasi, diskusi dengan pembuat UU," terang Evi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (3/4/2017).

Evi menambahkan perlu adanya kesepahaman antara KPU dengan Komisi II DPR. Masing-masing pihak, kata dia, wajib saling menghargai satu sama lain.

"Untuk capai hasil satu suara demi penyelenggaraan pemilu, Hargai tugas masing-masing. Kita sama-sama penyelenggara, DPR dan KPU harus bangun komunikasi dan kerjasama yang baik karena kita saling butuh," sambungnya.

Pernyataan Evi itu berbeda dengan calon anggota yang juga petahana Arief Budiman dan Ferry Rizkiyansyah. Kedua petahana itu menyebut KPU bisa menerima masukan dan kritik dari banyak pihak namun dalam memutuskan kebijakan harus mandiri.

"Dalam proses pembuatan kebijakan KPU nggak boleh sendirian dia harus terbuka dan berdialog dengan siapapun, menerima saran dan kritik dari siapapun, ketika memutuskan sebuah kebijakan pembuatan kebijakan itu dilaksanakan secara independen. Itulah makna mandiri," kata Arief.

Hal senada juga disampaikan Ferry. Dia menyebut KPU harus bebas dari tekanan dan terbebas dari intervensi.

"Dua hal institusional dan KPU nggak boleh terlibat aktif dalam aktivitas yang ada, terbebas dari tekanan, intervensi apapun dalam pengambilan keputusan itu bahwa ruang keputusan itu melayani bapak-ibu sekalian. Itu diberikan mekanisme yang adil dan setara," ujar Ferry.

Kode:47
Sumber:news.detik.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...