Trump Melanggar Hukum,

Tunjuk Putri Cantiknya Jadi Penasihat

FOTO | ISTIMEWAPenunjukkan Ivanka Trump sebagai penasihat presiden mengundang polemik karena dianggap melanggar undang-undang nepotisme.
A A A
Pandangan saya adalah bahwa aturan nepotisme tidak berlaku untuk Gedung Putih. Selama beberapa dekade, Departemen Kehakiman mengatakan 'iya' undang-undang nepotisme berlaku untuk Gedung Putih,

WASHINGTON - Pengangkatan Ivanka Trump sebagai penasihat Presiden adalah pelanggaran terhadap undang-undang nepotisme. Hal itu diungkapkan mantan kepala penasihat mantan presiden Barack Obama.

Ivanka Trump di tunjuk sebagai penasihat senior Presiden Donald Trump, yang juga adalah ayahnya. Sejumlah pendapat menyatakan penunjukkan tersebut melanggar undang-undang nepotisme, yang menyatakan pejabat publik tidak boleh mempekerjakan atau mempromosikan kerabatnya.

"Pandangan saya adalah bahwa aturan nepotisme tidak berlaku untuk Gedung Putih. Selama beberapa dekade, Departemen Kehakiman mengatakan 'iya' undang-undang nepotisme berlaku untuk Gedung Putih," kata Norman Eisen seperti dikutip dari Independent, Jumat (31/3/2017).

"Presiden Trump punya pendapat dari Departemen Kehakiman bahwa undang-undang nepotisme tidak berlaku untuk Gedung Putihnya. Kami tidak setuju dengan pendapat itu," tambahnya.

Ivanka awalnya telah menyatakan dia akan memiliki peran informal namun kritikus menunjukkan bahwa ini akan memungkinkan dia untuk menghindari aturan etika. Ivanka juga sudah berkantor di West Wing, dan telah lama erat terkait dengan sejumlah keputusan kebijakan ayahnya.

Kode:47
Sumber:sindonews.com
Rubrik:Internasional

Komentar

Loading...