Kajian

ASI Tak Terbukti Mencerdaskan?

FOTO | ISTIMEWAIlustrasi Menyusui
A A A
Kami belum mampu menemukan hubungan sebab akibat langsung antara ASI dan kecerdasan anak

Kajian seputar manfaat air susu ibu (ASI) memang telah banyak dilakukan. Studi baru meragukan manfaat ASI yang mencerdaskan anak, namun terungkap manfaat ASI dalam mengurangi hiperaktivitas.

Studi yang diterbitkan di jurnal Pediatrics menemukan, anak antara usia tiga dan lima tahun yang diberi ASI ketika bayi mendapatkan skor lebih tinggi pada tes kognitif dibandingkan yang tidak mendapat ASI. Namun perbedaan itu tidak signifikan.

"Kami belum mampu menemukan hubungan sebab akibat langsung antara ASI dan kecerdasan anak," kata Lisa-Christine Girard, peneliti Irlandia yang melakukan studi tersebut.

Penelitian itu juga menemukan faktor sosioekonomi dan perilaku keseluruhan serta lingkungan menyumbang kemampuan kognitif lebih tinggi pada anak. Ketika periset menghitung faktor-faktor tersebut, lebih sulit menemukan hubungan ASI itu sendiri dengan anak-anak yang lebih cerdas.

Namun, periset mencatat bahwa anak-anak yang diberi ASI selama enam bulan pertama kurang hiperaktif sampai usia tiga tahun. Tetapi sampai usia lima tahun, dampak terhadap hiperaktif tersebut tampak memudar.

Studi ini pun menyimpulkan banyak manfaat sehat dari ASI yang dapat diraih bagi ibu dan anak. Di antaranya, meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk bayi dan menurunkan risiko kanker payudara bagi ibu.

Kode:47
Sumber:kompas.com
Rubrik:Kesehatan

Komentar

Loading...