Tommy Soeharto di Papua:

20 Tahun Reformasi, Utang Semakin Besar

FOTO | detik.comTommy Soeharto
A A A

WAMENA - Ketum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, berkunjung ke Wamena Papua. Di kunjungannya, Caleg dapil Papua ini berbicara soal ekonomi dan utang pemerintah yang semakin besar.

"Saya melihat selama 20 tahun Reformasi malah menurun di mana ketergantungan terhadap Asing dan utang luar negeri yang semakin besar. Kegiatan ekonomi masyarakat kecil tidak berkembang," katanya saat ditemui di Wamena, Papua, Sabtu (8/9/2018) .

Menurut Tommy, untuk membawa perubahan ekonomi Indonesia, pemerintah harus menerapkan Trilogi Pembangunan yang pernah dilaksanakan dimasa Orde baru yakni stabilitas nasional yang dinamis, pertumbuhan ekonomi tinggi dan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya sebagai landasan penentuan kebijakan politik, ekonomi, dan sosial dalam melaksanakan pembangunan negara.

"Tanpa stabilitas keamanan bagaimana kita membangun. Kalau bangsa ini ribut terus bagaimana ekonomi rakyat akan bertumbuh dan bagaimana pembangunan dilaksanakan. Memang pertumbuhan Domestik Brutto kita 5 persen, tetapi itu hanya dinikmati segelintir orang bahkan orang asing, akhirnya utang luar negeri kita semakin membengkak," katanya.

Untuk itu kata Tommy, dirinya datang ke Papua untuk melihat potensi ekonomi rakyat yang bisa dikembangkan.

"Papua jadi daerah tertinggal dari daerah lain, padahal Dana Otsus cukup besar, potensi daerah cukup banyak kenapa demikian? Kemungkinan ada satu kesalahan, maka kita harus kembangkan ekonomi rakyat di Papua mulai dari sektor pertanian, peternakan dan perikanan serta sektor informal lainnya," tambahnya.

Tommy Soharto mengatakan, dirinya mau mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI asal daerah pemilihan Papua agar terlibat langsung untuk memperbaiki keadaan Papua.

"Ketika saya menjadi anggota DPR RI mewakili Papua saya akan bekerja keras untuk melakukan perbaikan, terutama kesejahteraan rakyat Papua. Sebelum anggota DPR RI pun saya akan membangun Papua dalam bidang peternakan dan pertanian. Dalam waktu dua bulan ke depan akan terlihat hasilnya, terutama dalam ternak Babi sebagai primadona," ungkapnya.

Kode:47
Sumber:detik.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...