Kasus peredaran ijazah palsu yang diduga berasal dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah adalah merupakan bom waktu bagi oknum pelaku. “Bagi oknum pelaku kesalahan ini adalah bom waktu, karena kasus yang terbongkar hari ini adalah merupakan ijazah beberapa tahun lalu, dan saat ini sudah ditangani penegak hukum," kata Sekda Bener Meriah, Drs Haili Yoga pada saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya, Kamis (21/1/2021) “Hari ini kebetulan ditangani oleh pihak berwajib kita berikan ruang kepada mereka agar persoalan ini jangan timbul multi tafsir," ujarnya.

127 Personel Gabungan Amankan Pemilihan Cawabub Bener Meriah

SAMSUDDINPemilihan Wakil Bupati Bener Meriah
A A A

BENER MERIAH - Proses pemilihan Calon Wakil Bupati Bener Meriah sisa jabatan 2017-2022 mendapat pengawalan ketat dari aparat gabungan, Kamis (14/1/2021).

Sebayak 127 personel tim pengaman yang terdiri dari Personel Polres sebayak 73 personel, Brimob 10 personel, Kodim 10 Personel, Satpol PP 15 personel, Dishub 10 personel, PSC 6 personel, dan POM sebanyak 3 personel.

Hal ini disampaikan oleh Kabag OPS Polres Bener Meriah, AKP Syabirin SH M Si melalui keterangan tertulis Kasubbag Humas Polres Bener Meriah.

Selain dikawal ketat, guna untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 setiap tamu undangan wajib memakai masker.

Tamu yang diperbolehkan masuk kedalam ruang sidang DPRK Bener Meriah cukup terbatas, dan setia tamu undangan wajib memakai baet yang telah disediakan pihak penyelengara.

Seperti yang diketahui, dua Calon Wakil Bupati Bener Meriah yang akan dipilih sisa jabatan 2017-2022 yakni Dailami dan Yusrol Hana.

Setiap anggota DPRK memiliki hak suara untuk memilih, dimana anggota DPRK Bener Meriah sebanyak 25 orang. Untuk itu cawabup bisa dikatakan menang harus mengatongi minimal 13 suara.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...