Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dayah Perbatasan dan Dayah MUQ Aceh yang belokasi di Jalan Rel Kereta Api, Desa Bineh Blang, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar terlihat seperti bangunan tidak bertuan. Pasalnya, bangunan milik Pemerintah Aceh dibawah Dinas Pendidikan Dayah Aceh diduga hingga kini belum pernah ditempati. Buktinya pekarangan UPTD itu dipenuhi dengan rumput ilalang. Bahkan, menurut amatan tim acehimage.com pada Kamis (13/8/2020) kemarin, di depan gedung mewah ini terparkir satu unit mobil jenis kijang Inova yang sudah hancur, layaknya terparkir di depan bengkel.

Terus Bertambah

1.551 Kantong Darah Terkumpul dari ASN Pemerintah Aceh

HUMAS DAN PROTOKOL SETDA ACEHKepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, S.STP, MM
A A A

BANDA ACEH – Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Aceh, Muhammad Iswanto, mengatakan, jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Aceh yang telah mendonorkan darah terus bertambah jumlahnya.

Dia mengatakan, per hari ini bertambah 214 kantong darah dari jumlah yang di update terakhir. Sehingga jumlah total darah yang terkumpul dari ASN Pemerintah Aceh telah mencapai 1.551 kantong.

“Hingga hari ini aksi yang diinisiasi Plt Gubernur Aceh ini sudah berhasil mengumpulkan 1.551 kantong darah, “kata Iswanto usai menerima data sementara pendonor darah ASN Pemerintah Aceh, dari Ketua PMI Banda Aceh Qamaruzzaman Haqni, Jumat (26/6/2020).

Iswanto menjelaskan, Pemerintah Aceh telah menjadikan donor darah sebagai aksi rutinitas ASN Pemerintah Aceh. Bahkan setiap dinas akan menerima jadwal donor darah aparaturnya.

“Tadi pak Sekda Aceh telah menggelar rapat bersama Kepala SKPA. Hasilnya mulai saat ini setiap SKPA akan mendapatkan jadwal donor darah setiap bulan secara bergilir di masing-masing instansinya,” ujar Iswanto.

Ia berharap, semua ASN maupun tenanga kontrak di bawah naungan Pemerintah Aceh dapat berkontribusi dengan baik dalam gerakan donor itu.

Iswanto meyakini, dengan adanya kalender donor darah ASN Pemerintah Aceh, maka gerakan sosial tersebut akan berjalan secara sistematis, terkoordinir, dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, kata Iswanto, gerakan donor darah tersebut tidak hanya akan di ikuti oleh ASN di provinsi saja, namun ASN Pemerintah Aceh yang bertugas di kabupaten/kota dan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) juga akan digerakkan untuk mendonorkan darahnya ke PMI.

“Kami optimis, gerakan donor darah ASN ini akan terus berkesinambungan, sehingga dapat mengatasi krisis darah yang selama ini terjadi di PMI,” pungkas Iswanto.

Rubrik:PEMDA ACEH

Komentar

Loading...